Suara Denpasar - 365 hari menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali ajak partai politik gelar kampanye ramah lingkungan pada hari ini, Selasa, (14/2/2023) pagi.
Kampanye ramah lingkungan ini melibatkan seluruh partai politik yang ada di Bali. Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk parade sepeda dan kirab bendera dengan semangat 'Green Election dan Pemilu Damai Partai Politik Tahun 2024'.
Para peserta kampanye ramah lingkungan yang terdiri dari partai-partai politik itu diajak berkeliling ruas jalanan umum kota Denpasar sembari mensosialisasikan kampanye ramah lingkungan dan pemilu damai partai politik tahun 2024.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan mengatakan bahwa tujuan dibuatnya kegiatan tersebut untuk memberitahukan kepada publik bahwa pemilihan umum tinggal satu tahun lagi.
"Kita mengajak semua peserta kegiatan ini untuk memperkenalkan kepada publik, sekaligus memberitahukan kepada masyarakat bahwa pemilu kita tinggal satu tahun lagi," kata I Dewa Agung Gede Lidartawan.
Selain itu, Agung Lidartawan mengatakan KPU Bali mengajak semua partai politik terkhusus yang ada di Bali agar nantinya saat berkampanye tetap mengusung semangat kampanye ramah lingkungan atau green election, yaitu dengan tidak menggunakan Alat Peraga Pemilu (APK) yang berunsur plastik.
"Ya kita sekarang ini kembali ke alam (back to nature) dan kita ingin green election (pemilu hijau) itu betul-betul terjadi dan kita pikirkan mulai sekarang terkait pengurangan emisi karbon. Kemudian seluruh kegiatan KPU wajib mendukung alam karena kita sudah banyak menggunakan alam.
Jadi ini salah satu kegiatan yang mengurangi timbunan sampah plastik, tadi saya sudah sarankan agar pola sosialisasi kepada masyarakat atau kampanyenya dirubah jangan dengan baliho, mungkin dengan video-video pendek yang nota bene 54 persen masyarakat kita sudah menghendaki itu," jelas Agung Lidartawan.
Lebih lanjut, Agung Lidartawan mengatakan kegiatan kampanye ramah lingkungan atau green election ini juga dilaksanakan di setiap KPU di Kabupaten Kota se-Provinsi Bali.
Baca Juga: Masih Jadi Misteri! 3 Karakter One Piece yang Buah Iblisnya Belum Terungkap
"Kegiatan green election ini juga dilakukan oleh KPU di Kabupaten Kota se-Provinsi Bali. Tujuannya sama yaitu mensosialisasikan kampanye ramah lingkungan dan pemilu damai partai politik tahun 2024," tutupnya. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!