Suara Denpasar – Kasus Ferdy Sambo menemui babak akhir. Mantan Kadiv Propam Polri itu divonis hukuman mati oleh hakim Wahyu Imam Santoso.
Vonis hukuman mati yang dijatuhkan ke Ferdy Sambo oleh dalam sidang putusan hakim PN Jaksel, Senin (13/2/2023), karena terbukti bersalah dalam pembunuhan, Brigadir Joshua.
Usai vonis mati tersebut, sosok Hakim Wahyu Imam Santoso menjadi buah bibir. Hingga mencari siapa hakim yang bernyali tersebut.
Pasalnya, Ferdy Sambo mantan petinggi di tubuh Polri dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pun ‘hanya’ menuntut pidana seumur hidup.
Dilansir dari berbagai sumber, Wahyu Imam Santoso adalah sosok hakim yang mengawali karir dari CPNS 1999 dan pernah bertugas di Bali.
Dalam sidang kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Joshua, Wahyu ditunjuk memimpin sidang sebagai ketua majelis sidang sejak 17 Oktober 2022.
Sebelum kasus yang menghebohkan ini, Wahyu juga sempat menangani proses hukum terhadap Bupati Mimika Eltinus Omaleng pada Juli 2022.
Saat itu, KPK mengundang 106 ahli dengan bukti yang cukup untuk membantah Eltinus sebelum disidangkan.
Dalam sidang tersebut, Hakim Wahyu Imam Santoso memenangkan KPK dan menolak gugatan praperadilan yang diajukan Eltinus Omaleng
Baca Juga: Usai Vonis Ferdy Sambo, Beredar Video Hotman Paris: Tidak Bisa Langsung Dihukum Mati
Berikut profil singkat hakim yang memberikan vonis hukuman mati terhadap Ferdy Sambo, dilansir dari berbagai sumber:
Nama lengkap : Wahyu Iman Santoso
Tanggal lahir : 17 Februari 1976
Usia : 46 tahun.
Karir : PNS pada Maret 1999 dengan pangkat terakhir Pembina Utama Muda atau IVc.
Tugas :
Sebelum menjadi Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Wahyu Iman Santoso menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Denpasar, Bali pada tahun 2021 hingga 2022.
Disebutkan juga bahwa Wahyu Imam Santoso pernah menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri 1B Kediri. *
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?