Suara Denpasar – Borneo FC Samarinda resmi tunjuk eks pelatih timnas Indonesia, Pieter Huistra, untuk menukangi Pesut Etam di sisa kompetisi Liga 1 2022/2023.
Pelatih asal Belanda itu diharapkan dapat mengubah peruntungan Borneo FC Samarinda dengan pengalamannya menjadi juru taktik timnas Indonesia.
Penunjukkan Pieter Huistra itu langsung dikonfirmasi oleh Presiden klub Borneo FC Samarinda yaitu Nabil Husein Said Amin.
“Dengan mengucap Bismillah, kita daratkan Pieter Huistra di Kota Tepian untuk mengangkat performa tim,” ucap Nabil dikutip dari laman resmi klub, Selasa (21/2/2023).
Nabil pun berharap, proses adaptasi Pieter bersama Borneo FC bukanlah sebuah hal yang sulit mengingat dirinya memiliki pengetahuan dan pengalaman soal sepak bola nasional.
“Dia cukup paham dengan sepak bola Indonesia, semoga dia sukses bersama klub ini. Sekali lagi selamat bergabung,” lanjut Nabil.
Pieter pun diharapkan mampu mengangkat performa Pesut Etam yang memang sedikit menurun pasca kompetisi dilanjutkan kembali setelah sempat dihentikan karena tragedi kanjuruhan Oktober lalu.
Mantan pelatih salah satu tim besar Eredivisie FC Groningen itu mencatatkan torehan cukup mumpuni dengan mengantar tim Uzbekistan Pakhtakor juara liga dan tampil di Liga Champions Asia di musim 2021/2022 lalu.
Pelatih kelahiran 18 Januari 1967 itu memang sempat melatih timnas Indonesia dalam kurun waktu 2014-2015.
Baca Juga: Restui Menteri Rangkap Jabatan Bukti Jokowi Lestarikan Budaya Orde Baru
Kemudian karirnya di Indonesia berlanjut dengan menukangi Pelita Bandung Raya di musim 2015-2016.
Borneo FC Samarinda sendiri saat ini berada di peringkat ke-4 klasemen sementara Liga 1 2022/2023 dengan mengumpulkan 41 poin dari 25 laga.
Pieter Huistra diprediksi akan melakukan debutnya menukangi Pesut Etam kala menghadapi Bhayangkara FC di pekan ke-26, Sabtu (25/2/2023) mendatang. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter