Suara Denpasar - Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika memenangkan gugatan cerai atas suaminya, Dedi Mulyadi. Majelis hakim PA Purwakarta mengabulkan gugatan cerai Ambu Anne atas Kang Dedi.
Putusan itu dibacakan Rabu, 22 Februari 2023. Majelis hakim PA Purwakarta mengabulkan gugatan penggugat Anne Ratna agar tergugat Dedi Mulyadi menjatuhkan talak 1 terhadap penggugat Anne Ratna.
"Mengabulkan gugatan penggugat, menjatuhkan talak satu tergugat Dedi Mulyadi terhadap tergugat Anne Ratna Mustika," tandas hakim.
Salah satu yang menjadi pertimbangan hakim mengabulkan gugatan cerai ini adalah antara penggugat Anne Ratna dan tergugat Dedi Mulyadi sudah tidak tinggal bersama.
Hal ini pun terungkap dalam sidang pembuktian, bahwa keduanya sudah tidak serumah dan seranjang. Juga sudah diakui keduanya.
Anne Ratna menggugat Dedi Mulyadi pada 19 September 2022 ke PA Purwakarta. Dia beralasan mendapat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) psikis, tidak diberi nafkah lahir dan batin, dan masalah manajemen keuangan yang tidak terbuka.
Namun, Dedi Mulyadi dalam sidang pembuktian membantah segala dalil dari Anne Ratna. Dedi Mulyadi terungkap masih memberi nafkah, di antaranya Kang Dedi malah menanggung utang biaya Pilkada 2018 saat Anne Ratna maju sebagai calon bupaati Purwakarta.
Masalah keuangan, juga Dedi Mulyadi sudah terbuka. Bahkan membayar segala kebutuhan hidup anak-anaknya, serta mengurus aset-aset bersama, seperti membayar pajak, listrik, air dan lainnya.
Sedangkan KDRT psikis, Dedi Mulyadi membantah. Sebab, tidak ada tanda-tanda Ambu Anne mengalami KDRT psikis. Dari sikapnya tidak menunjukkan sebagai korban KDRT.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Terang-terangan Sebut Saepul Bahri Bupati Purwakarta, Kartu Merah untuk Ambu Anne!
Putusan majelis hakim PA Purwakarta ini belum berkekuatan tetap. Sebab, masih ada waktu 14 hari bagi penggugat dan tergugat apakah akan mengajukan banding atau tidak. Namun, sebelumnya tergugat Dedi Mulyadi melalui kuasa hukumnya, bila gugatan Anne Ratna dikabulkan maka Kang Dedi akan mengajukan banding. (*)
Berita Terkait
-
Panas! Jelang Putusan Cerai, Ibu dan Kakak Kandung Ambu Anne Bantah Ocehan Dedi Mulyadi, Tentang Apa?
-
Jelang Putusan Cerai dengan Anne Ratna Mustika, Kang Dedi Mulyadi Dibuat Menangis Oleh Ibunya Atep
-
H-2 Putusan Cerai! Kang Dedi Tak Berdaya Didekati Para Janda Hingga Gadis Desa Pada Nyosor Minta Cium
-
H-2 Menuju Cerai? Anne Ratna Mustika Makin Ceria, Kang Dedi Mulyadi Sentil Hal Ini
-
Digugat Cerai Ambu Anne, Kang Dedi Mulyadi Bahas Kecewa Salah Pilih Dengan Perempuan Terkenal Ini
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
6 Olahraga Ringan saat Puasa untuk Jaga Stamina, Tubuh Tetap Sehat Selama Ramadan
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Bukan Hanya Ganti Oli, Motul Ajak Pemilik Motor Tingkatkan Standar Servis
-
Bunga Sartika Mundur Usai Polemik Spill Skincare, Tasya Farasya Disalahkan?
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Isuzu Indonesia Incar Market Share Lebih dari 30 Persen Tahun 2026
-
Di Tengah Ramadan: Sekolah Rusak Direnovasi, Ratusan Siswa Sumatra Kembali Belajar Berkat Donasi Ini
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Ketika Seragam Mengaburkan Empati: Tragedi Tual dan Psikologi Kekuasaan
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini