Suara Denpasar - Aktivis 97 yang juga pengamat hukum Bali, Made "Ariel" Suardana meminta penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, melakukan penanganan secara komperhensif atau menyeluruh terhadap kasus dugaan korupsi Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) pada Universitas Udayana (Unud).
Artinya, kasus ini jangan sampai terhenti pada tiga tersangka. Yakni IKB, IMY, dan NPS, tiga pejabat itu diduga telah merugikan keuangan negara mencapai Rp 3,8 miliar.
Sebab, dalam pandangannya, tiga orang ini adalah orang-orang yang hanya menerima dan mengelola SPI yang disetorkan orang tua mahasiswa.
Dengan begitu, ada atasan yang memberikan perintah. Jadi, tak salah juga harusnya Rektor atau Pembantu Rektor yang menjadi atasan mereka turut diperiksa dan bertanggungjawab dalam kasus yang mencoreng institusi pendidikan tinggi di Pulau Dewata.
"Kalau saya lihat, ini pararel dengan penangkapan Rektor Unila (Universitas) Lampung. Bali intelejennya jalan dan begitu penggeledahan terkait saya yakin akan ada tersangka," paparnya.
Keyakinannya makin bertambah karena memang ada rumor yang beredar luas di masyarakat bahwa ada sejumlah uang yang disetorkan untuk masuk Unud.
Makin besar jumlah uang yang disetorkan, maka akan semakin besar peluang untuk diterima masuk Universitas Udayana.
Di samping itu kasus dugaan korupsi SPI Unud dengan modus menarik SPI tanpa adanya landasan hukum berlangsung dari 2018.
Dan, surat keputusan Rektor kabarnya baru keluar tahun 2022. Periode yang terbilang lama ini juga bisa diperdalam pihak Kejaksaan untuk mengungkap aliran dana berikut pihak lain yang terlibat. Jadi, bukan hanya terhenti pada tiga orang tersangka.
Baca Juga: Tiga Tersangka SPI Unud Terima Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan
"Rektor harus diminta pertanggungjawaban hukumnya, jangan setengah hati," sebutnya.
"Mendalami tiga peran (tersangka) ini untuk mengetahui peran orang lain. Yakni atasan mereka baik pembantu rektor maupun rektor sehingga komperhensif," tukasnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Debut Manis Kiper Muda Persija Jakarta! Hafizh Rizkianur Ucap Syukur
-
Latihan Perdana Timnas Indonesia Dimulai, Marselino hingga Saddil Langsung Digeber John Herdman
-
PSMS Medan Berpeluang Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026
-
BUMN Dana Pensiun Perluas Bantuan Hunian ke Pensiunan
-
Ketika Aroma Rendang Kurban Akhiri Pelarian Napi Rutan Pekanbaru
-
Pertamina Salurkan Lebih dari 4.400 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada hari raya Iduladha 2026
-
Dilaporkan ke Polisi, Abu Janda Bantah Hina Warga Sumbar
-
Polemik Seleksi Paskibraka: Gubernur Sulsel Pertemukan Peserta Dengan Panitia
-
Iduladha Bukan Cuma Soal Sate: Mengapa Kita Butuh Rem di Tengah Hiruk-Pikuk Dunia?
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan