Denpasar Suara - Jokowi dan Prabowo diminta waspada usai Dubes AS kunjungi kantor Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan membahas soal militer.
Permintaan waspada itu disampaikan oleh warganet di sosial media Twitter sambil mengunggah video konferensi pers PKS bersama Dubes AS.
Terlihat Dubes AS, Sung Y. Kim kunjungi PKS, obrolan serius dan hangat terjalin antara dua pihak.
Duta Besar Amerika Serikat baru-baru ini bikin heboh masyarakat Indonesia, pasalnya ia berkunjung ke Kantor Partai Keadilan Sejahtera.
Kabar itu kemudian dipublikasikan oleh PKS, berdasarkan keterangan mereka, Presiden PKS, Ahmad Syaikhu telah menjalin obrolan hangat tentang beberapa isu.
Topik yang dibahas sangat beragam, namun tentunya seputar hubungan Indonesia dan Amerika Serikat.
Adapun topik yang dibahas seputar ekonomi, demokrasi, serta topik hubungan militer yang menjadi perbincangan panas warganet.
Video itu menampilkan konferensi pers Dubes AS bersama Presiden PKS tentang pertemuan dan obrolan mereka.
Video itu diunggah oleh channel YouTube PKSTV pada 11 hari lalu, kemudian viral dan beredar di sosial media, salah satu warganet yang membagikan video itu adalah akun Twitter @MARQUEZ_93, dilansir pada Minggu, 26 Februari 2023.
Baca Juga: Sempat Merasa Ditipu, Kiki Kanoe Kini Terima Permintaan Maaf Ressa Herlambang
Selain mengunggah video itu, sang warganet pemilik akun Twitter tersebut menuliskan cuitan pedas.
Pemilik akun bahkan mengingatkan agar Prabowo dan Jokowi waspada.
"Ini ngapain Dubes AS ikut campur urusan Politik dlm negeri Indonesia, yg dikunjungi Partai Oposisi, Bahas militer, ekonomi, PKS Oposisi ngerti apa, Kok enggak masuk akal sama sekali, Nyebut Presiden emang Presiden Indonesia Ahmad Syaikhu apa. Pak @jokowi @prabowo harus waspada!," tulisnya dalam cuitan tersebut.
Adapun dalam video itu Dubes AS berbicara dengan bahasa Inggris, kemudian diterjemahkan oleh penerjemah setiap kalimatnya.
Salah satu hal yang menjadi perhatian publik adalah pernyataan Dubes AS yang menjelaskan bahwa pihaknya bersama Presiden PKS membahas hubungan militer antara Amerika Serikat dan Indonesia.
"Kita berdiskusi tentang kuatnya hubungan militer antara Amerika Serikat dengan Indonesia," ujar Sung Y. Kim dalam konferensi pers.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
6 Sepatu Hoka Diskon hingga 50 Persen di Planet Sports Asia, Sikat Sebelum Lebaran!
-
Gubernur Sultra Larang Keras ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Siap-siap Kena Sanksi Tegas
-
5 Parfum Wanita Aroma Segar untuk Silaturahmi Lebaran, Awet dan Tidak Menyengat
-
Bagaimana Stok BBM, LPG, dan Listrik Sulawesi Jelang Mudik Lebaran?
-
Kulit Lagi Breakout? Ini 5 Sunscreen Cica yang Aman Dipakai Saat Jerawatan
-
Bojan Hodak Ungkap Dua Pemain Borneo FC yang Perlu Diwaspadai
-
41 Kode Redeem FF 15 Maret 2026, Banjir 9.999 Diamond tanpa Keluar Uang
-
Aldi Taher Bocorkan Line Up Pestapora 2026 Padahal Belum Resmi Diumumkan, Kici Ucup: Lah Dipost?
-
Tuntut Kembalikan Heeseung ke ENHYPEN, Fans Kirim Truk Protes Kepada HYBE
-
Catat! Ini Sejumlah Barang yang Dapat Amankan Rumah Saat Mudik Lebaran