Suara Denpasar - Besok, ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja dipastikan bakal menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPR RI, Jakarta. Aksi yang akan dilakukan 28 Februari 2023 ini dilakukan dalam rangka menolak Perppu Cipta Kerja.
"GEBRAK bersama #UltimatumRakyat dan #ProtesRakyatIndonesia Kembali Bergerak 28 Februari 2023 digedung DPR RI #CabutPerppuTiputipu," tulis Unang Sunarno, Ketua Umum KASBI, dilansir Suara Denpasar dari Akun Twitter-nya, Senin (27/2/2023).
Untuk diketahui bahwa GEBRAK sendiri merupakan akronim dari Gerakan Buruk Bersama Rakyat. Di dalamnya terdapat aliansi yang tergabung berbagai macam latar belakang, seperti buruh, tani, mahasiswa, pelajar, dan rakyat miskin kota.
Sementara aksi bertajuk Protes Rakyat Indonesia ini merupakan hasil dari konsolidasi sebelumnya dari sejumlah aktivis yang tergabung dalam GEBRAK dan Aliansi Rakyat Indonesia.
Rencana aksi demonstrasi ini juga sebelumnya dirumuskan dalam pertemuan sejumlah tokoh buruh dan aktivis HAM di Gedung LBH Jakarta, Kamis (9/2/2023).
Dalam berbagai informasi, disebut bahwa pertemuan tersebut, menghadirkan Direktur LBH Jakarta Muh Isnur, Ketua Umum DPP Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Moh Jumhur Hidayat, aktivis Greenpeace Indonesia Khalisa Khalid, dan sejumlah aktivis dari kelompok LSM lain.
Mereka sepakat bahwa Perppu Ciptaker prosesnya telah melanggar konstitusi. Hal tersebut dimulai dari reformasi dikorupsi, KKN yang semakin masif, penyelewengan demokrasi, ketimpangan ekonomi, hingga oligarki.
Mereka juga menuntut untuk pencabutan UU Ciptaker, Perppu Ciptaker, UU KUHP, dan aturan Presidential Treshold; tingkatkan kesejahteraan rakyat; dan singkirkan oligarki.
Sementara Ketua Umum KSPSI Moh Jumhur Hidayat mengatakan bahwa dirinya bangga karena dalam konsolidasi tersebut tidak hanya dihadiri wakil buruh yang jelas secara langsung dirugikan oleh UU Ciptaker dan Perppu Ciptaker. Namun hadir pula aktivis lingkungan, perwakilan mahasiswa, aktivis perempuan, bahkan aktivis anti-korupsi.
"Dulu reformasi menumbangkan Orde Baru dimulai dari sini (Gedung LBH), dan bisa jadi sekarang kami akan memulai perubahan kembali dari sini," ucapnya, dilansir Suara Denpasar dari Antara, Senin (27/02/2023).
Lalu kemudian Jumhur menyerukan pada seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama-sama menentang kesewenang-wenangan. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg dan Tanjungsari Bogor Disegel
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis
-
Negara Rugi Rp12,5 Miliar! Polres Bogor Gulung Mafia BBM, Elpiji Subsidi dan Tambang Emas
-
Listrik di Riau Nyala Kembali usai Padam Total selama 3 Jam
-
BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat
-
PLN Investigasi Penyebab Blackout Sumatera Utara: Ini Bedanya dengan Mati Lampu Biasa
-
Review Buku Milenial Bisa Memimpin: Panduan Jadi Leader di Tengah Perubahan Zaman
-
Jaringan Telkomsel di Sumatera Terganggu Akibat Blackout, Perusahaan Maksimalkan Catu Daya Cadangan
-
SAMADE Riau Kritik Wacana Monopoli Badan Ekspor: Bebani Petani Sawit
-
Sebut Penjahat Perang, Presiden Korea Selatan Mau Tangkap Benjamin Netanyahu