Suara Denpasar - Buntut dari Perobohan Rumah Singgah Bung Karno di Padang, Sumatera Barat, secara resmi Universitas Jember (Unej) mendorong pihak terkait untuk melakukan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang melakukan perusakan atau pembongkaran bangunan bersejarah itu.
"Keluarga besar civitas akademika Unej menyampaikan rasa prihatin, menyesalkan, dan mengecam peristiwa pembongkaran bangunan bersejarah yang menjadi cagar budaya itu," kata Rektor Unej Iwan Taruna, dilansir Suara Denpasar dari Antara, Selasa (28/2/2023).
Untuk diketahui bahwa Rumah Singgah Bung Karno ini telah didirikan pada tahun 1930 dengan nama bangunan "Rumah Dr. Woworuntu". Namun setelahnya diganti menjadi "Rumah Ema Idham"
Ironisnya, Rumah Singgah Bung Karno tersebut kini telah dirobohkan dan rata dengan tanah. Sejumlah kabar menyebut bahwa Rumah Singgah Bung Karno itu akan dijadikan restoran.
Itulah yang menjadi kegelisahan sejarawan belakangan. Bahwa Rumah Singgah Bung Karno, tidak seharusnya dibongkar. Bahkan sekadar dijadikan wahana mencari keuntungan perorangan.
"Tindakan itu, dalam hemat kami patut diduga bertentangan tidak hanya dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, namun juga dengan semangat merawat memori kolektif yang membentuk identitas kebangsaan," kata Rektor Unej.
Lebih lanjut, Iwan Taruna juga menyebut bahwa Unej mendukung langkah Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, untuk melakukan pengusutan, pencarian fakta secara menyeluruh, dan menempuh upaya hukum dalam menanggapi pembongkaran Rumah Singgah Bung Karno tersebut.
"Kami mendorong penegakan hukum yang melibatkan Polisi Khusus Cagar Budaya, Penyidik Pegawai Negeri Sipil Cagar Budaya, bersama Kepolisian sebagaimana diatur dalam Pasal 62 dan Pasal 100 UU Cagar Budaya atas dugaan tindak pidana dari perusakan Rumah Singgah sebagaimana diatur dalam Pasal 105 UU Cagar Budaya," katanya lagi.
Bahkan Unej juga mendorong upaya pemerintah bersama Pemerintah Daerah Kota Padang untuk melakukan tindak lanjut terhadap peristiwa perusakan Rumah Singgah Bung Karno.
Baca Juga: Mengenal Irawati Puteri, Mantan SPG Chicken Nugget Raih Beasiswa S2 di Stanford
Terutamanya, dalam hal melakukan penelitian untuk memastikan bentuk semula dari Rumah Singgah Bung Karno sebelum dibongkar seperti sekarang.
"Kami juga meminta kepada pihak yang bertanggung jawab untuk membangun ulang Rumah Singgah Bung Karno sebagaimana bentuk aslinya sebelum dibongkar," pungkasnya.
Setelah itu, Iwan Taruna mengingatkan kepada seluruh pemangku kepentingan terkait, baik pemerintah dan pemda, swasta, dan masyarakat untuk memastikan agar peristiwa serupa tidak terulang lagi terulang.
Dirinya juga berharap untuk memastikan keberlangsungan eksistensi cagar budaya yang merupakan bagian dalam merawat memori kolektif bangsa. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor
-
Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?
-
Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus