Suara Denpasar - Ikatan Ahli Geologi Indonesia Pengurus Bali mengemukan penemuan terkait air tanah di Bali yang semakin menipis.
Sebagaimana diketahui, air tanah sendiri adalah semua air yang berada di dalam ruang batuan dasar yang mengalir secara alami ke permukaan tanah melalui pancaran atau rembesan. Sumber utama dari air tanah yaitu air hujan yang meresap ke dalam tanah.
Oka Agastya, dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia Pengurus Bali mengatakan penyebab kurangnya air tanah di Bali karena eksploitasi terhadap air tanah yang berlebihan.
Selain itu, menurut Oka faktor lainnya adalah banyaknya ruang terbuka hijau yang dipakai untuk kepentingan pembangunan .
Ditambah lagi apabila pembangunan yang mengabaikan regulasi yaitu pembangunan yang tidak menyediakan resapan air.
"Banyaknya penggunaan air tanah yang tidak terkontrol secara baik, ditambah banyaknya ruang terbuka hijau yang sudah dipakai untuk membangun.
Apalagi kalau pembangunan itu tidak sesuai regulasi yang mengharuskan setiap pembangunan menyediakan resapan air. Hal itu tentu menghambat sikulasi air kembali ke cekungan tanah yang menyimpan air," kata Oka Agastya kepada denpasar.suara.com saat ditemui di Taman Baca Kesiman, Selasa (28/2/2023).
Untuk itu, Oka berharap masyarakat Bali agar sebisa mungkin bijaksana dalam menggunakan air tanah.
Selain itu Oka juga berharap pemerintah Provinsi Bali dapat mengontrol pembangunan. Kalau pun harus membangun kata dia, maka harus dipastikan memiliki resapan agar air bisa kembali ke cekungan.
Baca Juga: NET Goes to Campus, Memberi Literasi Mahasiswa tentang Media Penyiaran di Era Digital
"Dibutuhkan kesadaran kita bersama agar dapat menggunakan air secara bijaksana. Dan bagi pemerintah sebagai pemangku kebijakan agar dapat mengontrol pembangunan, jangan sampai fokus membangun tapi lupa melindungi air tanah," tutupnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Hasil IBL 2023: Pelita Jaya Tekuk Bali United 86-76, Andakara Prastawa Cetak Rekor
-
Mengeluh Usai Laga Bali United vs Persis Solo, Leonardo Medina: Liga 1 Harus Perbaiki Kualitas Wasit
-
Patricia Gouw Sembunyikan Pernikahan, Luna Maya Berencana Bakal Nikah Diam-diam?
-
PAN dan PPP Berpeluang Satu Suara Dukung Ganjar Jadi Capres KIB
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Cuma Rp2 Jutaan, 3 Tablet 'Spek Dewa' yang Direkomendasikan David GadgetIn
-
Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya
-
Koalisi Anti Mafia Tanah Sumsel Kecam Penetapan 4 Petani Muba sebagai Tersangka
-
Kredit Motor Kemahalan? Ini 5 Motor Rupawan Anti Culun Yamaha Cuma 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker
-
Iran Merasa Dianaktirikan di Piala Dunia 2026, Amir Ghalenoei Lontarkan Sindiran