Gol untuk Irak tercipta di menit ke 27', pemain Irak bermain sepak satu-dua namun masih dapat dihalau oleh pemain bertahan Indonesia.
Namun, karena fokus terhadap pemain Irak yang tengah membawa bola, pemain bertahan Indonesia tak melihat pergerakan pemain Irak bernomor punggung 21, Hayden, ia dengan bebas dapat menendang bola mentahan tersebut.
Wasit Gulmurodin meniupkan peluit di menit ke 45'+1 bukan untuk mengakhiri laga, tetapi menghadiahi pemain Irak U-20 kartu merah.
Dengan ini Irak harus bermain dengan 10 pemain dibabak kedua nanti.
Shin Tae-Yong memasukan Hugo Samir guna menggantikan Afriyanto Nico pada menit 46'.
Indonesia mendapatkan peluang dari Dzaky Asraf namun tendangannya masih terlalu kencang, pada menit ke 50'.
Irak mendapatkan peluang cantik dimenit 52' dengan salah satu pemain Irak yang tak terkawal oleh pemain bertahan Indonesia, namun tendangannya masih terkena kaki kiper Indonesia.
Irak mendapatkan hadiah penalti pada menit 73', namun pemain Irak yang menjadi algojonya tak dapat memaksimalkannya.
Hugo Samir melakukan kesalahan yang dapat diambil oleh pemain Irak, dan dapat juga dikirimkan ke rekannya yang telah menunggu di depan.
Namun, peluang terbaik Irak tersebut gagal dikonveksikan menjadi gol.
Irak U-20 dapat menambah golnya dimenit ke 90'+5 oleh permainan cantik dari pemain nomor 10 dengan dapat mengocek pemain bertahan Indonesia.
Ia, lalu melakukan umpan kepada Jamil Shanaa yang tak terkawal pemain Indonesia.
Dengan begitu Ferrari dan kawan-kawan harus puas dengan tidak meraih poin dilaga perdananya di Piala Asia U-20. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis