/
Sabtu, 04 Maret 2023 | 21:00 WIB
Kapolri Beberkan Hasil Olah TKP Awal Kebakaran Depo Pertamina Plumpang (Suara.com)

Suara DenpasarKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan hasil sementara olah TKP kebakaran di Depo Pertamina Plumpang.

Hasilnya, tim gabungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya mendapati adanya gangguan teknis di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara sebelum terjadi kebakaran.

"Pada saat kejadian kemarin kurang lebih pukul 20.00 WIB sedang terjadi pengisian atau penerimaan minyak jenis Pertamax dari balongan, diterima di Depo Plumpang kemudian terjadi suatu gangguan teknis yang mengakibatkan tekanan berlebih. Dan setelah itu didapati terjadi peristiwa terbakar," kata Listyo di Depo Pertamina Plumpang, seperti dilansir dari suara.com pada Sabtu, (4/3/2024)

Hingga saat ini, pihak kepolisian terus melakukan pendalaman dan mencari tahu sumber api pertama kali muncul.

Pemeriksaan terhadap saksi dan rekaman CCTV masih akan terus dilakukan oleh pihak kepolisian.

"Tentunya untuk mencari tau sumber apinya dari mana? ini sedang dilakukan pendalaman oleh tim. Saat ini kami sedang mengumpulkan saksi-saksi, CCTV dan kemudian hal-hal yang kami perlukan yang sifatnya sangat teknis yang nanti bisa kami jelaskan secara scientific tentang peristiwa yang sebenarnya," terangnya.

"Khususnya terkait dengan sumber yang kemudian mengakibatkan terjadinya kebakaran, mungkin itu sementara," lanjutnya.

Saat disinggung terkait apakah kebocoran menjadi penyebab terjadinya kebakaran Depo Pertamina Plumpang tersebut, Listyo belum bisa memastikan.

"Iya gangguan yang kemudian mengakibatkan peristiwa terbakar, oleh karena itu tentunya semua itu didalami apakah ada kebocoran? apakah ada hal lain, kami akan dalami dalam proses investigasi. Jelas nanti pada waktunya setelah proses investigasi selesai semuanya akan dijelaskan," katanya.

Baca Juga: Melihat Kasus Indra Bekti, Ini 5 Dampak Perceraian Bagi Kesehatan Mental

Hingga berita ini dirilis,  jumlah korban meninggal dunia akibat peristiwa kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara terus bertambah.

Berdasar data terbaru jumlah korban meninggal dunia disebut mencapai 17 orang di mana dua di antaranya merupakan anak-anak.

Sedangkan jumlah korban luka-luka dilaporkan mencapai 50 orang. Satu di antaranya berstatus anak-anak. (*/Ana AP)

Load More