Suara Denpasar – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan hasil sementara olah TKP kebakaran di Depo Pertamina Plumpang.
Hasilnya, tim gabungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya mendapati adanya gangguan teknis di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara sebelum terjadi kebakaran.
"Pada saat kejadian kemarin kurang lebih pukul 20.00 WIB sedang terjadi pengisian atau penerimaan minyak jenis Pertamax dari balongan, diterima di Depo Plumpang kemudian terjadi suatu gangguan teknis yang mengakibatkan tekanan berlebih. Dan setelah itu didapati terjadi peristiwa terbakar," kata Listyo di Depo Pertamina Plumpang, seperti dilansir dari suara.com pada Sabtu, (4/3/2024)
Hingga saat ini, pihak kepolisian terus melakukan pendalaman dan mencari tahu sumber api pertama kali muncul.
Pemeriksaan terhadap saksi dan rekaman CCTV masih akan terus dilakukan oleh pihak kepolisian.
"Tentunya untuk mencari tau sumber apinya dari mana? ini sedang dilakukan pendalaman oleh tim. Saat ini kami sedang mengumpulkan saksi-saksi, CCTV dan kemudian hal-hal yang kami perlukan yang sifatnya sangat teknis yang nanti bisa kami jelaskan secara scientific tentang peristiwa yang sebenarnya," terangnya.
"Khususnya terkait dengan sumber yang kemudian mengakibatkan terjadinya kebakaran, mungkin itu sementara," lanjutnya.
Saat disinggung terkait apakah kebocoran menjadi penyebab terjadinya kebakaran Depo Pertamina Plumpang tersebut, Listyo belum bisa memastikan.
"Iya gangguan yang kemudian mengakibatkan peristiwa terbakar, oleh karena itu tentunya semua itu didalami apakah ada kebocoran? apakah ada hal lain, kami akan dalami dalam proses investigasi. Jelas nanti pada waktunya setelah proses investigasi selesai semuanya akan dijelaskan," katanya.
Baca Juga: Melihat Kasus Indra Bekti, Ini 5 Dampak Perceraian Bagi Kesehatan Mental
Hingga berita ini dirilis, jumlah korban meninggal dunia akibat peristiwa kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara terus bertambah.
Berdasar data terbaru jumlah korban meninggal dunia disebut mencapai 17 orang di mana dua di antaranya merupakan anak-anak.
Sedangkan jumlah korban luka-luka dilaporkan mencapai 50 orang. Satu di antaranya berstatus anak-anak. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Biaya Akses Data Biometrik di Dukcapil Naik 3 Kali Lipat, ATSI Keberatan
-
Langkah Prabowo di Board of Peace Dinilai Realisme Politik untuk Bela Palestina
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI
-
Dari Dua Kali Jadi Sekali? MBG Lansia Berpotensi Ikut Skema Rp10 Ribu per Porsi
-
Rendang Pahit di Ulang Tahun Pernikahan ke-7
-
ATEEZ Bakar 'Adrenaline' Lewat Penampilan Penuh Energi di Lagu Terbaru
-
Soal Prabowo Dua Periode, Dasco: Kita Lihat Kepuasaan Masyarakat pada Program Periode Pertama
-
Tekiro Bawa Peralatan Otomotif Terbaru ke IIMS 2026, Ngebengkel di Rumah Jadi Lebih Mudah
-
Oppo Find X9s Usung Chipset Dimensity 9500s dan Kamera 200 MP, Segera Rilis dalam Waktu Dekat
-
Daftar 6 Proyek Hilirisasi yang Digarap Danantara Mulai Hari Ini