Suara Denpasar – Gagasan baru yang disampaikan Ketum PSSI, Erick Thohir terkait pembatasan pemain naturalisasi dan pemain asing dalam sebuah klub liga 1 memunculkan sejumlah respon.
Tak terkecuali dari para pemain naturalisasi, seperti Marc Klok dan Stefano Lilipaly.
Melalui akun instagramnya, gelandang Persib tersebut menilai aturan PSSI membuatnya merasa terdiskriminasi.
Padahal, sebagai WNI semua memiliki hak yang sama.
“Kami WNI, dan semua WNI seharusnya memiliki hak yang sama, namun kami merasa peraturan tersebut mendeskriminasi kami sebagai warga naturalisasi.
Eks pemain Persija ini juga menceritakan alasannya memilih Indonesia, serta berharap atmosfer liga 1 mampu menerima setiap pemain tanpa memandang perbedaan latar belakang.
Sementara itu, Hamdan Hamedan salah satu utusan PSSI untuk kepengurusan naturalisasi juga turut mengkritisi aturan baru tersebut.
Melalui akun instagramnya, @hamdan.hamedan ia mengunggah potongan aturan mengenai kewarganegaraan dan penduduk.
“Tafsir saya. Mungkin saya salah. Naturalisasi = proses pewarganegaraannya. Hasilnya = WNI. WNI = Hak dan kewajiban sama,” tulisnya melalui Instagram.
Unggahan ini pun ramai dibanjiri dukungan oleh warganet. Bahkan mereka ramai-ramai meminta Hamdan untuk getol menyuarakan persamaan hak dan kewajiban sebagai WNI.
“Semangat pak, wajib suarakan,” komentar akun @footballabroad.id.
“Ingat semboyan Bhineka Tunggal Ika,” komentar akun @mr.sualiman11.
Sementara itu, dilansir dari Suara.com gagasan pembatasan jumlah pemain naturalisasi muncul usai PSSI menggelar sarahsehan di Surabaya pada Sabtu, (4/3/2023) lalu.
Ide tersebut disampaikan untuk memberikan menit bermain lebih banyak pada para pemain asli Indonesia, terutama pemain muda. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Coret 2 Naturalisasi, Sosok Pemain Liga Arab Saudi Ini Alternatif Terbaik Luis Milla? Persib Bandung Makin Kuat Musim Depan
-
Bukan Piala Dunia U20, Bek Keturunan Belanda Ini Bakal Tampil di Euro U21, Erick Thohir Siap Boyong Pemain Rp4,35 Miliar?
-
Ternyata Sosok ini yang Membuat Motivasi Daffa Fasya Meningkat saat Hadapi Suriah
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular