Suara Denpasar - Kedekatan Anies Baswedan dan AHY, Agus Harimurti Yudhoyono selaku Ketua Umum Partai Demokrat semakin terlihat erat, pasalnya partai tersebut merupakan salah satu dari 3 partai Koalisi Perubahan.
Kedekatan keduanya kerap menimbulkan banyak asumsi dan harapan, termasuk salah satunya ialah tentang posisi AHY nanti, apakah akan dijadikan Cawapres atau hanya pendukung dalam tim saja.
Pertanyaan tentang siapa yang akan digandeng Anies sebagai Cawapres nanti memang selalu muncul dimanapun, termasuk di sosial media, kedekatan ia bersama AHY juga menjadi pertanyaan, apakah Anies akan gandeng Ketum Demokrat jadi Cawapres?
Namun faktanya konferensi pers kemarin menjelaskan bahwa pertemuan Anies Baswedan dengan AHY di DPP Partai Demokrat tidak sama sekali membahas soal Cawapres.
Mantan gubernur DKI Jakarta itu menjelaskan di hadapan media, bahwa pertemuan dirinya dengan AHY dan teman-teman Demokrat itu membahas tentang demokrasi Indonesia.
Dimana baru-baru ini heboh isu gagasan penundaan Pemilu atau Pilpres 2024, gagasan tersebut sudah sampai ke Mahkamah Konstitusi.
"Kita bersama-sama hadir di tempat ini termasuk teman-teman media, membicarakan tentang proses demokrasi kita ke depan," ujar Anies menyampaikan.
Video itu diunggah oleh channel YouTube Anies Baswedan, sebagaimana dilansir Suara Denpasar pada Selasa, (7/3/2023).
Video itu diunggah dengan judul 'Konferensi Pers di DPP Demokrat', saat ini terlihat sudah 10 ribu orang yang menayangkan video tersebut di YouTube.
Baca Juga: Sempat Disindir, Bupati Situbondo Bungkam Netizen Nyinyir Usai Raih Piala Adipura
Kemudian Anies Baswedan melanjutkan penjelasan tentang putusan MK beberapa hari lalu, itu menjadi penyebab adanya diskusi tersebut.
"Ini tidak lepas mas AHY, dari keputusan MK beberapa hari lalu, kalau MK memutuskan sebaliknya, ada perpanjangan," ujar Anies menjelaskan.
"Barangkali kita tidak diskusi di ruangan ini, atau mungkin diskusi kita berubah," ujar Anies melanjutkan. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional