Suara Denpasar - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika memamerkan raihan positif yang dicapai Kabupaten Purwakarta saat ini.
Ambu Anne mengatakan bahwa Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) di wilayah Kabupaten Purwakarta tercatat mengalami peningkatan 2,20 persen sejak tahun 2021 hingga 2022.
Awalnya LPE Kabupaten Purwakarta sebesar 3,4 persen, di tahun 2022 menjadi 5,24 persen.
Mantan istri Anggotta DPR RI Kang Dedi Mulyadi ini mengatakan LPE merupakan satu indikator ekonomi makro yangg menggambarkan seberapa jauh keberhasilan pembangunan suatu daerah dalam periode waktu tertentu.
“Peningakatan LPE yang cukup signifikan ini tentu harus kita sambut baik dengan rasa optimis bahwa ekonomi Purwakarta ini akan semakin membaik dengan adanya ekonomi nasional dan global yang sudah semakin membaik,” kata Ambu Anne dalam postingan Instagram @anneratna82, Senin (6/3/2023).
Tentunya Bupati wanita pertama Kabupaten Purwakarta ini juga memiliki kans untuk kembali maju dalam Pilkada 2024. Seperti diketahui, jabatan Ambu Anne akan berakhir dalam beberapa bulan lagi.
Namun apakah mantan istri Kang Dedi Mulyadi ini bakal kembali mencalonkan diri sebagai Bupati Purwakarta?
Ambu Anne sendiri beberapa waktu lalu sebenarnya sempat menjawab soal kemungkinan ini. Seperti yang ditampilkan dalam tayangan video short Youtube oleh akun @dulurrahayu pada Selasa (7/3/2023).
Nampak wartawan menanyakan kemungkinan tersebut saat Ambu Anne telah menghadiri sidang keputusan perceraiannya dengan Kang Dedi Mulyadi di Pengadilan Agama Purwakarta.
Baca Juga: Indra Sjafri: Tak Masalah Jika Timnas Indonesia U-22 Tanpa Pemain Luar Negeri di SEA Games 2023
“Periode ke depan ibu akan mencalonkan sebagai Bupati atau gimana Bu?” tanya wartawan.
“Sepertinya belum terpikirkan ya hari ini, ya tapi Alhmadulillah hari ini sudah selesai berjalan dengan lancar,” ungkapnya.***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026