/
Jum'at, 10 Maret 2023 | 19:40 WIB
CEK FAKTA: Anies Baswedan Terciduk Polisi karena Dalangi Kebakaran Pertamina Plumpang (YouTube INFO POPULER)

Suara Denpasar - Tragedi kebakaran Depo Pertamina Plumpang  yang mengakibatkan belasan warga meninggal dunia. Tak pelak banyak pihak berusaha mencari sosok yang bertanggung jawab di balik kebakaran hebat tersebut.

Informasi itulah yang dikabarkan oleh kanal YouTube INFO POPULER.

Disebutkan bahwa eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah digiring ke Bareskrim Polri karena disebut dalang kebakaran tersebut.

"Langsung Dibawa ke Bareskrim, Anies Di Sebut Sebut Dalang Kebakaran Pertamina Plumpang !!" Tulis judul dalam unggahan tersebut dikutip Suara Denpasar, Jumat (10/3/2023).

Bukan hanya itu, disebut pula bahwa penangkapan Anies terjadi akibat karma dari mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Thumbnail juga memperlihatkan sosok Anies yang sedang digiring oleh sejumlah petugas polisi.

"Breaking News !! Karma Ahok Kembali Terjadi. Anies Baswedan Dipanggil ke Bareskrim, Ternyata..." tulis narasi dalam thumbnail video.

Lantas benarkah hal tersebut terjadi?

CEK FAKTA

Baca Juga: Kredit Fiktif Eks Pegawai Bank BUMN di Riau Terbongkar, Kerugian Capai Rp458 Juta

Setelah menonton video Berdurasi 8 menit 5 detik itu secara keseluruhan, video tersebut tidak menampilkan informasi yang sesuai dengan judul yang dinarasikan.

Faktanya tidak ada informasi soal penangkapan Anies. Justru video itu hanya menampilkan klip pidato Ahok yang mengingatkan soal bahayanya warga Tanah Merah bertahan di lokasi tersebut karena terlampau dekat dengan Depo Pertamina Plumpang.

Narator juga membandingkan kebijakan yang dibuat Ahok dan Anies terkait warga Tanah Merah, di mana Anies disebut membuat kontrak politik dengan warga setempat sehingga mereka tidak digusur.

Namun sampai akhir video sama sekali tidak ada kabar mengenai Anies yang digiring ke Bareskrim Polri.

KESIMPULAN

Berdasarkan penjelasan di atas video dengan link berikut https://youtu.be/EdKtkS84URQ adalah salah

Load More