Suara Denpasar – Belakangan ini Bali dihebohkan dengan banyaknya turis asing yang berulah. Kabar yang tak mengenakkan ini sampai ke telinga Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Dilansir dari laman antaranews.com, dalam keterangan resmi yang disampaikan oleh pak Menko Luhut tentang maraknya turis asing yang berulah di Bali.
“Jadi mengenai turis (bermasalah), kami sudah berbicara dengan Pak Gubernur Bali (I Wayan Koster) turis-turis yang nakal itu tidak kami perlukan di Bali. Kalau Bali ini dikotori oleh turis-turis yang nakal dan banyak sampah, itu akan merusak Bali,” tegasnya, dikutip Suara Denpasar pada Jumat (10/03/2023).
Mantan Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia periode tahun 2014-2015 ini, mengingatkan juga bahwa terkait perilaku buruk turis asing yang ada di Bali, tentunya menjadi kewenangan Pemprov Bali yang di pimpin oleh Gubernur Wayan Koster.
“Pak Gubernur sudah tahu apa yang akan dia buat,” terangnya lebih lanjut.
Gubernur Bali pun dalam hal ini Pemprov Bali juga sudah memberikan peringatan tegas kepada turis asing yang nakal dan menjalin komunikasi kepada pejabat terkait seperti Kapolda Bali Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra, Kemenkumham dan HAM Bali Anggiat Napitupulu, dan perwakilan dari Imigrasi Bali.
Menurut Gubernur Bali, akan membentuk Satuan Tugas (SATGAS) yang akan menangani kasus-kasus yang melibatkan warga asing di Pulau Dewata Bali.
“Ya, dalam waktu dekat, bulan ini," kata Gubernur Bali terkait pembentukan SATGAS Terpadu.
Ini merupakan bentuk antisipasi yang sangat baik untuk menertibkan wisatawan asing yang meresahkan. Kita berharap, Bali tetap menjadi pusat perhatian dunia atas pariwisitanya dan menjadi daerah yang aman untuk dikunjungi. (*/Dinda)
Baca Juga: Marselino Ferdinan Tampil, KMSK Deinze Dikalahkan Dender
Berita Terkait
-
Bhayangkara FC vs Bali United, Stefano Cugurra Waspadai Matias Mier dan Alex Martins
-
Geger! Pemilik Artshop di Bali Menangis usai Dihipnotis-Uang Jutaan Amblas, Pelaku Diduga WNA
-
Hot Isu! Nadeo Argawinata Dikabarkan Tinggalkan Bali United, Balik ke Borneo FC?
-
Mangku Pastika dan Gede Suardana Ajak Masyarakat Bali Kawal Kebijakan Publik
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Saat Berbagi Jadi Gaya Hidup: Donasi Buku Jadi Tren Positif Warga Urban
-
Strategi JETOUR Ekspansi Pasar Otomotif Tanah Air Lewat Jajaran Poduk SUV
-
Momen SBY Melukis Sungai Bengawan Solo, Berhenti Karena Hujan Deras Turun
-
IHSG Naik Lagi ke Level 7.307, Ini Pendorongnya
-
Pembobol Rumah Kosong di Tangerang Terungkap, Pelaku Dibekuk Saat Bersembunyi di Jakarta Timur
-
Saat Hukum Tak Lagi Dipercaya, Film The Verdict 2025 Soroti Krisis Keadilan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Geopolitik Timur Masih Memanas, Perjalanan 3.748 Jemaah Haji DIY Disiapkan Tiga Skenario
-
Dari Lokal ke Global, Diplomasi Biji Kopi Indonesia yang Kini Merambah Pasar Taiwan
-
Gibran Sambut Usulan DPR, Ajak Lembaga Negara Mulai Berkantor di IKN