Suara Denpasar – Ammar Zoni kembali diciduk polisi di kediamannya pada Jumat (10/3/2023). Suami Irish Bella itu, seolah tidak kapok berurusan dengan barang haram.
Aktor 39 tahun ini ditangkap setelah sopirnya yang membeli narkoba jenis sabu di Kampung Boncos, tertangkap terlebih dahulu.
"Kami tangkap sopirnya dengan barang bukti, yang ternyata barang bukti tersebut adalah pesanan AZ untuk digunakan. Beli sabunya di daerah Boncos," ungkap Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Achmad Ardhy.
Kampung Boncos yang dulunya hanya lahan kosong, kini berubah jadi kampung narkoba. Selain itu, masih ada beberapa fakta dari kampung Boncos, seperti yang dikutip dari poptren.suara.com dan suara.com.
1. Dulu hanya lahan kosong
Pada dekade enam puluhan dikenal dengan sebutan Kirai Gipang. Daerah ini dulunya merupakan lahan kosong dan belum ada pemukiman. Seiring dengan perkembangan dan kemajuan Jakarta, daerah ini semakin ramai dikunjungi, terutama para pendatang, Sehingga menjadi pemukiman yang padat penduduk.
Sekitar awal tahun 2000, kawasan tersebut menjadi padat penduduk. Kebanyakan pendatang diisi oleh kuli angkut di Pasar Tanah Abang, pekerja seks komersial (PSK), dan turis.
Di tahun itu juga, beragam jenis narkoba juga masuk ke pemukiman tersebut. Adapun yang pertama kali diperjualbelikan yakni ganja. Lalu, pada 2002, heroin mulai dikenal dan Kampung Boncos menjadi tempat peredaran narkoba yang terbuka.
2. Sudah lama dikenal sebagai kampung Narkoba
Baca Juga: Penembakan Pesawat Trigana Air, Satu Kompi Brimob Diterjunkan Perkuat Keamanan di Dekai Papua
Kampung Boncos sudah Identik dengan kampung narkoba. Kampung ini terletak di Kelurahan Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat. Peredaran narkoba di daerah ini bisa dibilang tinggi. Sehingga, stigma sebagai kampung narkoba sudah melekat.
3. Berkali-kali di grebek polisi
Kampung Boncos mendapat perhatian khusus dari polisi. Polisi sudah berulang kali melakukan penggerebekan di Kampung Boncos ini untuk pencegahan peredaran narkoba di kampung tersebut. Selain itu Kampung Boncos juga menjadi sasaran rutin pihak kepolisian untuk memberantas pemakai maupun pengedar narkoba. Meski begitu, kampung ini tidak benar-benar terbebas dari narkoba.
4. Transaksi narkoba jadi hal umum
Pada tahun 2002 dan 2004 bahkan peredarannya sangat terang-terangan seperti pasar. Lalu, pada 2005, aktivitas ini mulai tertutup karena terendus polisi.
Bagi warga Kampung Boncos dan warga di sekitarnya, transaksi dan penggerebekan narkoba di kampung mereka sudah menjadi hal yang umum, bukan sesuatu yang mengejutkan. Mereka sudah terbiasa menyaksikan kampung mereka diobrak-abrik oleh pihak kepolisian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Timnas Putri Indonesia Takluk dari Singapura, Satoru Mochizuki Minta Maaf
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat