/
Senin, 13 Maret 2023 | 12:00 WIB
Fahri Hamzah (Instagram @fahrihamzah)

Suara Denpasar - Beredar kabar Fahri Hamzah, Wakil Ketua Umum Partai Gelora mengancam akan kuasai istana apabila presiden masih melindungi Ketum PDIP.

Berita itu tersebar di sosial media, diunggah dan disebarkan oleh channel YouTube MENARA POLITIK, dilansir Suara Denpasar pada Minggu, (12/3/2023). Video itu diunggah dengan judul 'FAHRI HAMZAH ANCAM AKAN KUASAI ISTANA JIKA JOKOWI MASIH MELINDUNGI MEGAWATI'.

Video dengan durasi 8 menit 3 detik itu diunggah channel YouTube tersebut pada Minggu, (5/3/2023), sampai saat ini masih menjadi perhatian, bahkan sudah ditonton 155 ribu kali. Berikut ini link video tersebut: https://youtu.be/Etxt02h1DjE

Lantas apakah berita tersebut fakta?

CEK FAKTA

Setelah ditelusuri, pada menit-menit awal video itu menayangkan potongan video lawas tentang demo yang diselenggarakan oleh FPI dan 212, yaitu gerakan Aksi Damai, atau Aksi Bela Islam.

Setelah itu, pada menit-menit berikutnya sang narator menjelaskan tentang isu banyaknya warga Kalimantan yang menuntut ganti rugi lahan atas pembangunan IKN. Akan tetapi informasi yang disampaikan sang narator tidak diperkuat dengan sumber yang kredibel atau bukti yang kuat.

"Warga IKN demo tuntut ganti rugi lahan," ujar sang narator menjelaskan dalam video tersebut.

"Jokowi mengaku telah meminta kepala otoritas pengembang IKN Nusantara mengurusi persoalan itu," ujarnya melanjutkan.

Baca Juga: Nagita Slavina Parkir di Depan GBK saat Nonton Konser BLACKPINK, Warganet: Gemas!

Dalam video itu sang narator sama sekali tidak menjelaskan atau membuktikan bahwa Fahri Hamzah mengancam akan menguasai istana apabila Jokowi masih melindungi Megawati.

Tidak dijelaskan juga apa yang dimaksud Jokowi melindungi Megawati sebagaimana yang tertera dalam judul videonya.

KESIMPULAN

Dari hasil penelusuran dapat disimpulkan bahwa berita yang mengaitkan nama Presiden Jokowi, Megawati Soekarnoputri dan Fahri Hamzah itu adalah berita bohong alias hoax kategori false connection karena tidak ada korelasi antara judul berita dan isinya. (*/Dinda)

Load More