Suara Denpasar - Pasca penetapan Rektor Universitas Udayana (Unud), Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., IPU, sebagai tersangka.
Pihak Universitas Udayana (Unud) mengaku tetap menghormati proses hukum yang berlaku.
Hanya saja, terkait dengan dugaan korupsi Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) yang menimbulkan kerugian negara mencapai Rp 105 miliar.
Pihak Unud mengaku tidak tahu di mana sumber kebocoran tersebut.
Sebab, Unud sendiri juga diaudit dari lima lembaga eksternal dan tidak ditemukan adanya persoalan.
"Kita hormati itu sebagai warganegara yang baik. Unud juga ada lima audit, dari sini mudah-mudahan nanti ada titik temu. Mana yang lebih benar?" papar Agus Sujoko, kuasa hukum Rektor Unud Prof. Antara, Senin 13 Maret 2023.
Dia menambahkan, kedatangan dirinya di Gedung Kejati Bali untuk mendampingi kliennya sebagai saksi atas tiga tersangka sebelumnya. Yakni IKB, IMY, dan NPS.
Jadi pemberitahuan sebagai tersangka sendiri belum diterima oleh Prof. Antara. "Penetapan tersangka ini kami hormati dan segera clear," terangnya.
Seperti diketahui sebelumnya. Penyidik Kejaksaan Tinggi Bali mengumumkan soal penetapan tersangka atas nama Prof. Antara.
Hanya saja kapasitasnya bukan sebagai rektor. Tapi, sebagai mantan Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri di Universitas Udayana.
Jaksa juga mengungkap berdasar audit internal dari pihak Kejati Bali, kerugian yang ditimbulkan melonjak dari Rp 3,8 miliar menjadi Rp 105 miliar. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Mojtaba Khamenei 2 Kali Lolos dari Maut Serangan AS-Israel
-
OJK Bekukan Izin NH Korindo, Emiten Benny Tjokro Didenda Rp2,7 Miliar
-
Iran Diminta Fokus Lawan Amerika Serikat Tanpa Ganggu Keamanan Negara-Negara Arab
-
Rusia dan China Bersatu Bantu Iran Lawan Amerika Serikat Pakai Satelit Canggih Hingga Rudal Pembunuh
-
Drone Murah Iran Shahed-136 Berhasil Bikin AS dan Israel Pusing Karena Boros Biaya Amunisi
-
Psikologi Belanja Lebaran: Beli Baju Baru Hingga Dekorasi Rumah Jadi Alasan Orang Padati Mal
-
Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran
-
Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta
-
Mudik Gratis Kian Diburu Jelang Lebaran 2026, Jateng dan Jatim Jadi Tujuan Favorit
-
Ngabuburit Anti-Mainstream: Mandi Bola dan Pentingnya Penuhi Kebutuhan Bermain Bagi Anak Yatim