Suara Denpasar - Beredar kabar Ahok jadi target pembunuhan oleh orang suruhan Habib Rizieq Shihab. Berita itu tersebar dan disaksikan ribuan orang di sosial media.
Menghebohkan, Basuki Tjahaja Purnama, alias Ahok dikabarkan tengah jadi target pembunuhan oleh orang yang merupakan suruhan Rizieq Shihab.
Berita itu diunggah dan disebarkan oleh channel YouTube SUARA POLITIK, sebagaimana dilansir Suara Denpasar pada Rabu, (15/3/2023).
Berita itu diunggah dalam bentuk video berjudul 'TERUNGKAP, AHOK JADI TARGET PEMBUNUHAN, KAKEK TUA BANGSA INI NGAKU DISURUH RIZIEQ SHIHAB'.
Adapun pada bagian thumbnail atau gambar utama video juga tertulis 'AHOK JADI TARGET PEMBUNUHAN, KAKEK TUA INI NGAKU SURUHAN RIZIEQ SHIHAB'.
Video itu diunggah dengan durasi 10 menit 5 detik, diunggah pada Minggu, (12/3/2023), belum lama diunggah, video itu sudah ditonton 8,2 ribu kali.
Berikut ini link video tersebut:
https://youtu.be/UxNviW1Wzz8
Lantas apakah berita itu benar? Tim Suara Denpasar melakukan penelusuran mendalam terkait kebenaran berita video tersebut.
CEK FAKTA
Pada bagian thumbnail atau gambar utama video terlihat ada Ahok yang sedang mengenakan jas hitam lengkap dengan dasi, dan seorang kakek berbusana muslim hijau dan putih yang sedang diintrogasi polisi dan tentara.
Setelah ditelusuri, foto itu merupakan editan semata. foto Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama itu merupakan foto editan, foto lawas Ahok ketika masih menjabat sebagai Gubernur, pernah diunggah oleh website medcom.id pada Senin, (29/8/2016), foto aslinya berlatar belakang dinding berwarna abu-abu, bukan sedang di ruangan introgasi.
Adapun foto kakek yang mengenakan busana muslim berwarna hijau putih, foto aslinya adalah foto Qadir Baraja, Amir atau pimpinan kelompok Khilafatul Muslimin yang fotonya diedit mengenakan masker, foto aslinya pernah diunggah oleh website Koran Tempo-Tempo.co pada (6/6/2022), dengan judul 'Jejak Kelam Hasan Baraja'.
Dalam video itu sang narator menyampaikan cerita tentang pria tua yang berorasi di depan Kantor Kepolisian dengan maksud menolak kedatangan Ahok ke Kebun Jeruk.
"Di depan polisi pria itu berteriak meminta untuk menolak kedatangan Ahok ke Kebun Jeruk," ujar sang narator menyampaikan.
"Ia bahkan meminta pihak kepolisian untuk tidak mengawalnya," ujar sang narator melanjutkan.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Mengerikan! Sumpah Ahok Kembali Makan Korban, Kali Ini Menimpa Habib Rizieq Shihab?
-
CEK FAKTA: Langsung Dibawa ke Bareskrim! Anies Baswedan Disebut Dalang Kebakaran Depo Pertamina Plumpang?
-
Cek Fakta: Depo Pertamina Sengaja Dibakar, Pelaku Ditangkap, Ahok Sebut Nama Anies?
-
CEK FAKTA: Wapres Maruf Amin Babak Belur, Emosi Ahok Memuncak Setelah Tahu Ternyata Dia Dalangnya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026