Suara Denpasar - Sebuah fenomena langka di dunia, dokter menemukan adanya janin di dalam kepala seorang anak berusia 1 tahun. Itu setelah anak tersebut dilaporkan mengalami keterlambatan perkembangan keterampilan motorik, lingkar kepala yang membesar serta penumpukan cairan di otak.
Melansir dari livescience.com, fenomena langka ini hanya terjadi pada 1 dari 500.000 kelahiran. Berdasarkan laporan yang diterbitkan di jurnal Neurology pada 12 Desember 2022 lalu, kejadian ini dikenal sebagai "cacat kembar diamniotik monokorionik" yaitu ketika janin kembar memiliki plasenta yang sama tetapi kantung ketuban yang terpisah.
Kedua janin ini merupakan kembar identik karena berasal dari sel telur yang sama.
Berdasarkan pemindaian otak yang dilakukan pada anak tersebut, janin di kepalanya sudah memiliki kolom tulang belakang dan dua tulang kaki. Setelah dilakukan operasi pengangkatan janin dari kepala, diketahui bahwa juga memiliki tunas yang berbentuk seperti jari.(*/Dinda)
Berita Terkait
-
Ketahui Gejala dan Faktor Penyebab Cerebral Atrophy, Terutama pada Anak!
-
Mengenal Cerebral Atrophy, Penyakit yang Menyebabkan Ukuran Otak Mengecil
-
Waspadai 8 Gejala dan Penyebab Cerebral Atrophy, Jangan Disepelekan!
-
Tega! Janin Bayi Diduga Dibuang Ortunya ke Kali Baru Barat Jagakarsa, Ditemukan di Tumpukan Sampah
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana