Suara Denpasar - Joko Widodo dan Prabowo Subianto pernah menjadi rival politik pada pemilihan presiden tahun 2014 dan 2019. Dua pertarungan itu dimenangkan oleh Joko Widodo.
Rivalitas antara Jokowi dan Prabowo sampai memunculkan istilah Cebong dan Kampret. Cebong diidentikan dengan pendukung Presiden Joko Widodo, sementara Kampret merujuk pada pendukung Prabowo.
Namun pembahasan mengenai Cebong dan Kampret terhenti seketika ketika Presiden Jokowi meminta Prabowo Subianto untuk menjadi Menteri Pertahanan RI dan dilantik pada tanggal 23 Oktober 2019 dalam Kabinet Indonesia Maju Masa Jabatan 2019-2024.
Kini keduanya sangat akrab di Kabinet. Jokowi berkali-kali memuji kerja Prabowo sebagai Menteri Pertahanan, sementara Prabowo Subianto menyanjung Jokowi sebagai Presiden yang tak kenal lelah bekerja untuk rakyat.
Namun di atas kemesraan itu, malah beredar kabar bahwa Presiden Jokowi memecat Prabowo Subianto dari jabatannya sebagai Menteri Pertahanan. Alasannya karena tidak beretika dan niat busuk.
Hal itu diketahui dari video yang diunggah kanal YouTube Istana Politik pada Minggu (19/3/2023). Dia memberi judul "Viral, Niat Busuk Terbongkar Jokowi Pecat Prabowo dari Kemenhan."
Pada thumbnailnya berisi foto pelantikan para Menteri oleh Presiden Jokowi. Serta diberi tulisan "Update Terkini, Pecat Prabowo Menteri yang Tak Beretika dan Tak Layak Dipertahankan."
Bermodalkan 309 ribu subscribe, video berdurasi 10 menit 43 detik itu sudah ditonton sebanyak 1,8 ribu penonton hanya dalam 1 jam sejak diupload (19/3)
Dengan jumlah penonton yang mencapai ribuan tersebut, maka penting untuk ditelusuri kebenaran informasi yang disampaikan kanal YouTube tersebut.
Baca Juga: Link Live Streaming Persib VS Dewa United Hari Ini Pukul 15.00 WIB
Setelah ditonton dari awal sampai akhir, konten dalam video tersebut hanya menayangkan sepenggal ucapkan Prabowo Subianto yang menyanjung Presiden Jokowi. Selebihnya hanya video-video Prabowo Subianto yang sudah diedit dan dinarasikan.
Saat menarasikan video tersebut, sang narator hanya mengutip pidato-pidato Jokowi yang sama sekali tidak sesuai dengan judul dan thumbnailnya yang bombastis itu.
Setelah dilakukan pengecekan di website resmi Sekretariat Kabinet RI, tidak ada pengumuman resmi terkait pemecatan Prabowo Subianto tersebut.
Dengan demikian kanal YouTube Istana Politik tersebut telah memanipulasi publik. Lebih tepatnya dikategorikan sebagai Clickbait karena memberikan judul di luar konteks (tidak sesuai antara judul dan isi konten yang ingin disampaikan).
Untuk itu disarankan agar masyarakat bisa membaca berita yang kompatibel dan dari sumber terpercaya agar tidak termakan hoax.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter