Suara Denpasar – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menuai hujatan, lantaran keikutsertaannya dalam pawai ogoh-ogoh di Kota Solo saat menyambut perayaan Hari Raya Nyepi.
Salah satu warganet bahkan mencap Gibran dengan sebutan kafir. Misalnya, seperti komentar yang ditulis pemilik akun bernama @Rt_t00n.
Awalnya, momentum keikutsertaan Gibran dan dalam acara pawai ogoh-ogoh yang diadakan di halaman Balai Kota Solo, Sabtu (18/3/2023), dibagikan lewat akun Twitter @GIHindu.
Namun, kemudian akun bernama @Rt_t00n membalas cuitan itu dengan komentar berisikan hujatan untuk Wali Kota Solo tersebut.
“Ga sekalian jd ogoh-ogoh2nya aje su? Wes kapir pean melu acarane uwong kapir!! Memberi ruang sudah cukup, ga perlu ikut meramaikan (klo lu masih ISLAM),” tulis pemilik akun @Rt_t00n dalam komentarnya saat dilihat Rabu (22/3/2023).
Ketika ditemui di Converntion Hall Terminal Tirtonadi, Gibran menanggapi komentar negatif itu dengan santai. Menurutnya, Kota Solo terbuka dengan banyak event untuk seluruh perayaan umat beragama.
“Kita kan solo yang toleran, yang ber-Bhineka Tunggal Ika, jadi tidak masalah kalau kita merayakan festival ogoh-ogoh, natal, imlek,” ujar Gibran, dikutip Suara Denpasar dari Berita Surakarta, Rabu (22/3/2023).
Putra sulung Presiden Jokowi itu menyebut jika orang Solo sudah memiliki pikiran terbuka. Sedangkan orang-orang yang berkomentar negatif merupakan orang-orang berpikiran sempit.
“Kita kan orang-orang yang open minded. Kalau orang-orang yang komen negatif itu orang-orang yang pikirannya sempit,” tuturnya.
Baca Juga: Bahas Peraturan Sekolah Masuk Jam 5 Pagi, Gibran Rakabuming: Otoriter
Mengenai komentar yang menyebut dirinya Kafir, ayah Jan Ethes itu juga tidak ambil pusing. Ia menyebut ada pula yang bahkan menyumpahinya masuk negara. Namun, ia tidak masalah.
“Gak juga sih, ada yang nyumpahin masuk neraka juga, itu gak papa. Ya, biarin aja wong edan, gak usah dibahaslah,” ujar Gibran. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring