Suara Denpasar – Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mencium ada pergerakan uang mencurigakan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) senilai Rp300 triliun rupiah.
Kini, Mahfud MD dikabarkan ngamuk setelah mengetahui ternyata dalang di balik korupsi dana Rp300 triliun itu merupakan kaki tangan Presiden Jokowi.
Kabar tersebut beredar melalui sebuah video yang dibagikan di kanal YouTube KABAR NEWS dengan 190 ribu subscriber.
“GEMPAR SORE INI, MAHFUD MD NGAMUK, TERNYATA DALANG KORUPSI 300 T ADALAH KAKI TANGAN JOKOWI,” begitulah narasi yang tersaji pada judul video.
Sementara pada bagian thumbnail, terpampang wajah Mahfud MD tampak sedang emosi melihat koruptor dana Rp300 triliun tersebut, namun ditahan oleh beberapa orang.
Hingga kini, video yang telah diunggah pada Minggu (26/3/2023) telah disaksikan lebih dari 557 ribu kali, serta telah dipenuhi 951 komentar warganet yang meminta agar dalang di balik korupsi uang triliunan itu segera dihukum.
Namun, benarkan klaim pada video berdurasi 8 menit 4 detik tersebut?
CEK FAKTA:
Setelah disaksikan untuk cek fakta, video yang diunggah tersebut tidak menampilkan informasi yang sesuai dengan judul yang dinarasikan.
Baca Juga: Jokowi: Larangan Bukber Hanya untuk Pejabat Pemerintah, Bukan Masyarakat Umum
Faktanya, sampai akhir durasi video, tidak ada informasi soal Mahfud MD yang ngamuk di hadapan pelaku koruptor dana triliunan tersebut.
Justru video hanya menampilkan cuplikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, yang menuturkan adanya 65 surat yang berisikan transaksi uang dari perusahaan atau badan perseorangan yang di dalamnya tidak ada nama orang Kemenkeu.
Dalam video tersebut, narator juga hanya mengulas seputar dua orang di luar pegawai Kemenkeu yang memiliki nilai transaksi jumbo hingga triliunan rupiah, yang tak lain ialah SB dan DY.
Kedua nama tersebut masuk dalam temuan dari pusat pelaporan dan analisis transaksi keuangan PPATK yang dikirimkan kepada Kemenkeu untuk ditelisik kewajibannya.
Namun, sampai akhir video sama sekali tidak ada pernyataan yang mengatakan bahwa dalang di balik korupsi dana Rp300 triliun itu merupakan kaki tangan Jokowi. Apalagi sampai menunjukkan video yang memperlihatkan Mahfud MD ngamuk.
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan jika video unggahan itu tidak menampilkan informasi yang tepat.
Sehingga, tayangan tersebut dapat dikategorikan sebagai misleading content atau konten menyesatkan. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Pemenang Kompetisi di Jepang Dipalak Petugas Bea Cukai, Curhat ke Kemenkeu Tapi...
-
Siap Beberkan Dugaan Pencucian Uang Rp300 T Kemenkeu, Mahfud MD: 'Saya Buka di DPR'
-
Kasus Transaksi Kemenkeu Rp300 Triliun Seakan Meredup, Netizen Ramai Serang Cuitan Twitter Mahfud MD: Anda Prof Hukum Bukan Tukang Parkir!
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Koperasi Desa Merah Putih Kini Pasok Lele untuk Program MBG
-
Minyak Dunia Semakin Murah, Harga BBM Gimana?
-
Analisis Timnas Indonesia vs Vietnam: Lini Tengah Kunci Garuda Raih 3 Poin
-
Transisi Ekonomi Hijau Dinilai Mustahil Tanpa Kolaborasi Lintas Sektor
-
5 Lipstik Wardah yang Cocok untuk Ombre, Bibir Lebih Pink dan Tahan Lama
-
Tahan Beli, Emas Antam Harganya Naik Lagi Jadi Rp2,61 juta/Gram
-
CNMA Kantongi Rp2,6 Triliun, Keuntungan Besarnya Ternyata Bukan Bioksop!
-
Dua Aksi Demo Warnai Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 597 Personel
-
Tak Hanya Penggerak Ekonomi, Industri Juga Jadi Motor Konservasi Laut
-
7 Perbedaan Parfum EDT, EDP, dan Extrait de Parfum: Daya Tahan hingga Karakter Aroma