Suara Denpasar - Nama Fatimah Zahratunnisa belakangan kerap muncul di media sosial.
Dia mengeluhkan perilaku petugas bea cukai yang terkesan memalaknya.
Kasus ini dimulai dengan tweet Fatimah pada (18/3/2023). Di situ dia bercerita telah memenangkan kompetisi bernyanyi di Jepang.
Menjadi juara 1, Fatimah tidak menerima sepeser uang dan hanya piala besar.
Tapi karena ukurannya, piala itu dikirim dengan kurir pengiriman dan bukan pulang bersamanya.
Sesampainya di Indonesia, piala Fatimah tertahan di bea cukai dengan tagihan mencapai 4 juta. Fatimah merasa tertohok karena piala yang gratis itu malah nombok.
Alhasil dia mengajukan keberatan ke Kantor Bea Cukai agar bisa mengambil pialanya dengan membawa sejumlah persyaratan.
Di kantor Bea Cukai, Fatimah mengatakan persyaratan itu semestinya bisa membuatnya membawa piala itu dengan mudah. Namun petugas menyuruhnya bernyanyi.
Bahkan sebelum proses pengambilan piala selesai, ada petugas Bea Cukai yang memalak.
Baca Juga: Instruksi Polri untuk Anggotanya Dilarang Bergaya Hidup Mewah Cuma Omong Kosong
"Kamu ada uang berapa sekarang? Bisa bayar berapa?" tanya petugas Bea Cukai itu.
Meski kejadian itu 2015 tapi karena pemalakan itu, Fatimah dendam hingga sekarang.
Curhatan itu didengar Kemenkeu. Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo meminta maaf pada Fatimah.
Admin akun Twitter Bea Cukai mengontak Fatimah melalui chat DM. Mereka meminta cerita langsung dan mendetail.
Fatimah pun menceritakan interaksinya dengan petugas Bea Cukai.
"Sudah di DM bea cukai! DM cuma tanya kronologi lengkap, mohon maaf, sisanya jawaban template. Gak membantu kasih pemahaman sama sekali jujur. Tapi makasih ya hehe ," tulisnya di akun @zahratunnisaf pada (21/3/2023). (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi