/
Minggu, 02 April 2023 | 12:15 WIB
Kamu Masih Terlarut Dalam Kekecewaan? Begini Cara Mengatasinya Menurut Ustadz Hannan Attaki (pixabay)

Suara Denpasar – Perasaan kecewa, memang sangatlah tak mengenakkan hati. Situasi sedih dikala sendiri, bahkan orang-orang terdekat pun menjauh, hingga diabaikan sehingga merasa begitu banyak beban yang harus dipikul sendiri.

Jika rasa kecewa ini, membuat kamu larut di dalamnya. Sudah bisa dipastikan kamu akan merasa semakin sulit di dalam menjalani hari-harimu. Karena perasaan yang kamu pendam tersebut, akan selalu mengganggu pikiranmu.

Nah, agar kamu tidak terlarut lebih dalam lagi dengan kekecewaan yang kamu alami, menurut Ustadz Hannan Attaki kamu Cuma perlu sebuah kunci untuk kemudian bisa terlepas atau tidak terlalu meratapi rasa kecewa tersebut.

Ustadz Hannan Attaki mengungkapkan kunci atau solusinya adalah dengan berhusnudzon kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Khusnudzon ini  dimaknai secara sederhananya adalah berbaik sangka yang ditujukan yakni kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Husnudzon atau berbaik sangka tersebut merupakan cara paling mudah yang bersumber dari penjelasan-penjelasan para ulama dan contoh kisah-kisah yang berhubungan dengannya.

Bahkan kata Ustadz Hannan Attaki, berprasangka baik ini merupakan cara yang paling mudah untuk mendapatkan sebuah keajaiban yang tidak membutuhkan usaha (effort) secara berlebihan.

Maka yang diperlukan untuk mencapai khusnudzon yang tepat adalah dengan mengkoneksikan hati dan pikiran yang seimbang. Ketika pikiran berprasangka baik, hati pun haruslah berada di dalam kondisi yang sama.

Dengan cara mengalihkan pikiran kepada hal-hal yang positif dan hati pun merasakan hal tersebut, maka ini akan membantu kamu dalam melakukan tindakan-tindakan yang baik pula tentu dengan izin Allah subhanahu wa ta’ala.

Dikisahkan tentang Nabi Shallallahu ‘alahi wa sallam yang bercerita tentang 4 orang ahli neraka karena begitu banyak dosa sehingga mereka harus menjalani hukuman atau diazab di api neraka. Setelah sekian lama, kemudian mereka dikeluarkan dari neraka. Untuk kembali dihisab, apakah dosa mereka telah habis ataukah belum.

Baca Juga: Kecewa dengan Ahmad Dhani soal Royalti, Once Mekel Sakit Hati Anaknya Ikut Terseret, 'Saya Terus Terang...'

Saat kembali dihisab, ternyata dosa keempat orang tersebut belumlah habis. Maka Allah subhanahu wa ta’ala berkata, kembalikan mereka ke dalam api neraka.

Malaikat pun kembali menarik mereka ke dalam neraka, tetapi tiba-tiba seseorang diantara mereka menoleh ke belakang “melihat” ke Allah Azza wa Jalla, lalu berkata, “Ya Rabbi, aku tidak pernah menyangka Engkau akan mengembalikan aku ke dalam api neraka. Karena ketika aku dikeluarkan dari api neraka, aku menyangka Engkau telah mengampuniku. Engkau akan menyelamatkan aku dan memasukkan aku ke dalam surgaMu.”

Hanya karena ungkapan kalimat di atas, kata Allah subhana wa ta’ala benarlah hambaku maka masukkanlah mereka ke dalam surga. Jadi, berlatihlah atau belajarlah untuk selalu berbaik sangka kepada Allah subhanahu wa ta’ala agar kekecewaan yang kamu rasakan berganti menjadi hal-hal yang baik. (Rizal/*)

Load More