Suara Denpasar - Disegelnya Gereja GKPS oleh Bupati Purwakarta, Ambu Anne, menuai beragam reaksi dari banyak pihak, tak terkecuali dari Muannas Alaidid.
Melalui akun media sosial Twitter miliknya, Muannas Alaidid menilai apa yang dilakukan oleh Ambu Anne terkait disegelnya GKPS Purwakarta adalah sikap intoleran.
Pada cuitan yang diposting Minggu (2/4/2023) itu, Muannas Alaidid mengungkapkan, selaku Bupati Purwakarta, Ambu Anne harusnya malu atas keputusannya tersebut.
“Dia ini sadar betul ya bahwa ini bagian dari sikap intoleran. Semestinya Bupati ini malu,” ujarnya dikutip Suara Denpasar, Senin (3/4/2023).
Pria yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif Komisi Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH) itu menganggap isu ini dapat merusak keberagaman di Purwakarta.
Dirinya pun berharap agar wakil rakyat di Purwakarta dapat bersatu padu untuk menjaga keberagaman di daerahnya.
“Harapannya semoga wakil rakyat di Purwakarta bisa terus bersuara menjaga keamanan keragaman dapilnya,” lanjutnya lagi.
Menurut Muannas, penyebab disegelnya Gereja GKPS yaitu terkait soal Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang belum dikantongi oleh pihak Gereja.
Namun apabila isu itu benar menjadi pokok permasalahannya, pemerintah Purwakarta dinilainya tidak bersikap adil.
Baca Juga: Lesti Kejora Bicara Ngelantur Diduga Kena Efek Bius: Apa Kena Mental?
Karena beberapa rumah ibadah yang ada di Purwakarta sebagian besar belum mengantongi IMB, bukan hanya Gereja ini.
“Lagi-lagi sebabnya urusan soal IMB, jujur saja, banyak tempat ibadah lain juga masih belum berizin,” tutur Muannas.
Muannas pun menyinggung beberapa mushola yang bebas beroperasi di sejumlah daerah tanpa ada isu perizinan.
“Ya termasuk banyak mushola di daerah,” tambahnya.
Muannas pun menganggap bahwa keputusan Ambe Anne menyegel Gereja GKPS adalah bagian dari kampanye jelang Pilkada.
Menurut Muannad Alaidid, harusnya kegiatan penyegelan tidak sepatutnya dilakukan oleh Bupati, namun itu merupakan tugas Satpol PP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran
-
5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa
-
6 Fakta Pembunuhan Sopir Taksi Online di Serang: Pelaku Divonis Seumur Hidup
-
Lagi Diburu Banyak Orang, 5 Brand Sepatu Lokal Ini Diprediksi Cepat Sold Out Mei 2026
-
Seluruh Jemaah Calon Haji 2026 asal Riau Telah Berangkat ke Tanah Suci
-
Awas! Galon 'Ganula' Usia 11 Tahun Masih Beredar, 92 Juta Warga RI Terancam Bahaya BPA
-
Merinding Lihat Karya APFI 2026, Bupati Bogor: Ini Lorong Sejarah Perjalanan Bangsa
-
Rahasia Tinta Tato Dayak: Campuran Arang dan Gula Aren yang Masih Dipakai Secara Tradisional
-
Minat Ternak Rendah, Stok Sapi Lokal Banten Hanya Mampu Penuhi 19 Persen Kebutuhan Kurban
-
68 Paket Sabu Ditemukan dalam Kotak Rokok dan Wadah Gatsby di Pohon Sawit