/
Selasa, 04 April 2023 | 09:29 WIB
Logo Partai Gerindra (Istimewa)

Suara Denpasar - Partai Gerindra dikabarkan sedang melakukan lobi-lobi kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk bersedia menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) mendampingi Prabowo (Capres) pada pemilu 2024 nanti.

Pendekatan kepada Jokowi pun sudah dilakukan sejak setahun lalu dan kini makin intens.

Wacana itu terungkap dalam video Helo yang tersebar luas di masyarakat. Dan, berdasar penelusuran denpasar.suara.com, diketahui video itu sebenarnya berisi narasi yang sempat didengungkan oleh Sekretariat Bersama (Sekber) Prabowo-Jokowi pada tahun 2022 lalu.

Di mana Sekber Prabowo-Jokowi menilai bahwa peluang kepemimpinan Jokowi yang sudah memasuki dua periode bisa berlanjut jika menjadi calon wakil presiden. Pilihan yang tepat adalah menjadi cawapres mendampingi Prabowo.

"Sekretariat Bersama Prabowo-Jokowi mendorong Bapak Prabowo Subianto, calon presiden, dan Bapak Joko Widodo, calon wakil presiden (cawapres), sebagai bagian dari Kabinet Indonesia Maju Jilid II untuk maju dalam Pemilu 2024," ungkap Koordinator Sekber Prabowo-Jokowi Gisel Italiane dalam pernyataannya kala itu.

Tak lama berselang pada September 2022, Waketum Partai Gerindra Habiburokhman juga mengatakan adanya kemungkinan itu.

Sebab, yang tidak boleh adalah jika Jokowi mencalonkan diri sebagai Presiden. "Kemungkinan ada saja," katanya singkat kepada wartawan. ***

Load More