Suara Denpasar - Partai Gerindra dikabarkan sedang melakukan lobi-lobi kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk bersedia menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) mendampingi Prabowo (Capres) pada pemilu 2024 nanti.
Pendekatan kepada Jokowi pun sudah dilakukan sejak setahun lalu dan kini makin intens.
Wacana itu terungkap dalam video Helo yang tersebar luas di masyarakat. Dan, berdasar penelusuran denpasar.suara.com, diketahui video itu sebenarnya berisi narasi yang sempat didengungkan oleh Sekretariat Bersama (Sekber) Prabowo-Jokowi pada tahun 2022 lalu.
Di mana Sekber Prabowo-Jokowi menilai bahwa peluang kepemimpinan Jokowi yang sudah memasuki dua periode bisa berlanjut jika menjadi calon wakil presiden. Pilihan yang tepat adalah menjadi cawapres mendampingi Prabowo.
"Sekretariat Bersama Prabowo-Jokowi mendorong Bapak Prabowo Subianto, calon presiden, dan Bapak Joko Widodo, calon wakil presiden (cawapres), sebagai bagian dari Kabinet Indonesia Maju Jilid II untuk maju dalam Pemilu 2024," ungkap Koordinator Sekber Prabowo-Jokowi Gisel Italiane dalam pernyataannya kala itu.
Tak lama berselang pada September 2022, Waketum Partai Gerindra Habiburokhman juga mengatakan adanya kemungkinan itu.
Sebab, yang tidak boleh adalah jika Jokowi mencalonkan diri sebagai Presiden. "Kemungkinan ada saja," katanya singkat kepada wartawan. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan