Suara Denpasar - Suasana peringatan HUT ke-70 Ikatan Hakim Indonesia tahun ini terbilang istimewa.
Hal ini dengan hadirnya pembicara spesial yang diundang dalam hajatan kali ini.
Pembicara itu adalah filsuf dan pengamat politik Rocky Gerung.
Dalam kesempatan kali ini, Rocky Gerung menyoroti integritas hakim yang dinilai tak sesuai dengan pendapatan yang diterima.
Harusnya, kata dia, Mahkamah Agung (MA) bisa mengatur keuangannya sendiri seperti halnya dengan Kementerian Keuangan.
Sebab, dia menilai sebagai seorang ahli filsafat, sebelum bicara soal integritas tentu yang perlu diperhatikan adalah pendapatan seseorang.
Untuk itu, dia menyarankan agar para hakim gajinya dinaikkan menjadi 30 kali lipat dari yang diberlakukan saat ini.
"Kasih dia fasilitas supaya dia tidak diganggu oleh bangsat-bangsat di sekitarnya. Persiapkan dengan baik infrastrukturnya. Apa yang bisa dilakukan?
Beri gaji 30 kali lipat dari gaji petugas pajak. Hakim memproduksi keadilan, petugas pajak merampok keadilan," paparnya dikutip dari halaman Facebook Rocky Gerung dikutip Denpasar.suara.com, Selasa 4 April 2023.
Jika merujuk gaji yang masih tidak sesuai dengan tugasnya, maka jangan berharap akan terbangun integritas yang baik.
Baca Juga: Rocky Gerung: Pemimpin Sial Memperpanjang Jalan Tol, Bukan Jalan Pikiran
"Hakim di daerah gajinya berapa, Rp 7 sampai Rp 10 juta. Sampai 27 turunan dia nggak bakal mampu beli velg Rubicon, yang bahkan untuk pergi ke pengadilan dia musti nebeng mobilnya si pengacara," sentil dia.
Untuk itu, Rocky Gerung meminta pemerintah untuk berpikir rasional dan memenuhi kebutuhan dasar para hakim. Setelah itu baru berbicara soal integritas.
Jika dia menganalogikan, integritas itu mirip dengan puncak nasi tumpeng. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
6 Eyeliner Smudgeproof di Bawah Rp50 Ribu: Bebas Transfer, Anti Bleber!
-
Saksikan Gelaran Perdana: Kejuaraan Berkuda IHR Piala Raja Mangkunegaran, Kings Cup Series
-
Ringan dan Terjangkau! 5 Moisturizer Ini Cocok untuk Semua Jenis Kulit Remaja
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Imigrasi Sumut Kedepankan Pencegahan TPPO dan Pengawasan Orang Asing
-
Persib Tak Pernah Kalah dari Persija Selama 3 Tahun, Bojan Hodak Pede Menang di Samarinda
-
Ammar Zoni Gandeng Pengacara Baru, Siap Ajukan PK atas Vonis 7 Tahun
-
Bukan Minimarket Biasa: Rahasia Mematikan dalam A Shop for Killers
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Menjaga Sungai dari Hulu ke Hilir: Cerita Pusur Institute Ajak Anak Muda Rawat DAS Pusur di Klaten