Suara Denpasar - Rocky Gerung, intelektual Indonesia dengan segudang argumentasi itu memuji Mahfud MD. Hal ini lantaran Mahfud MD beberapa waktu lalu bersitegang dengan anggota Komisi IIII DPR RI.
Perdebatan antara Menko Polhukam dengan Komisi III DPR RI yaitu Arteria Dahlan, Benny K Harman dan yang lainnya itu mengenai data transaksi mencurigakan 300 triliun lebih di Kementerian Keuangan.
Mahfud MD berhasil menyampaikan data dengan baik dan menaklukan sederet argumentasi yang dilontarkan anggota DPR pada saat itu.
Hal tersebut disampaikan oleh Rocky Gerung, bahkan dirinya sampai puji Mahfud MD dan menyebut DPR konyol.
Video pernyataan intelektual terkenal itu diunggah oleh akun Tiktok @badai817 sebagaimana dilansir Suara Denpasar pada Sabtu, (1/4/2023).
Rocky menilai bahwa Mahfud MD dikeroyok habis-habisan oleh DPR, namun Menko Polhukam itu jauh melampaui (unggul) dari beberapa anggota dewan tersebut.
"Ini sudah terlihat dari awal bahwa mereka mau mengkeroyok pak Mahfud," ujarnya.
"Dan itu kan kompak nih DPR nih, tapi Mahfud jelas di atas, dua hal dia lampaui para pengeroyok itu," ujarnya melanjutkan.
Rocky Gerung menilai Mahfud secara moral lebih tinggi karena dia mempersoalkan sesuatu yang potensial.
Baca Juga: Rocky Gerung: Pemimpin Sial Memperpanjang Jalan Tol, Bukan Jalan Pikiran
"Pertama secara moral dia tinggi karena dia mempersoalkan sesuatu yang potensial, geli kan, di semua netizen masyarakat Indonesia bahkan itu 300 persen mendukung Mahfud," terangnya.
"Pasti kan, jadi konyol juga nih DPR. Mereka mewakili rakyat tapi kenapa mereka mau menghalangi penegakan hukum kan, di situ konyolnya tuh," tambahnya.
Kemudian Rocky melanjutkan bahwa Mahfud MD memiliki data yang lengkap dibandingkan anggota DPR yang menentangnya.
"Yang kedua tentu Mahfud lebih banyak datanya kan, di dalam sidang itu saya dengar Mahfud bahkan mengatakan ini bisa juga data dari intelejen," tandasnya. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Rujak Arteria Saat RDPU, Mahfud MD Tuai Pujian dari Warganet
-
Mahfud MD Ngegas Saat Diinterupsi di Rapat DPR: Saya Setiap Kesini Dikeroyok!
-
Bahas Transaksi Rp349 Triliun di DPR, Mik Mahfud MD Mendadak Mati Saat Ungkit Kasus Sambo
-
DPR Mundurkan Sejam dari Jadwal untuk Membahas TPPU, Mahfud MD: Saya Memaklumi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan