/
Jum'at, 07 April 2023 | 07:43 WIB
Indonesia Dapat Kartu Kuning dari FIFA, Inilah Sanksi yang Dikeluarkan (pssi)

Suara Denpasar - Indonesia dikabarkan mendapatkan kartu kuning dari FIFA, beberapa sanksi telah dikeluarkan oleh FIFA.

Sanksi tersebut ialah pembekuan dana FIFA Forward untuk keperluan operasional PSSI. Hal tersebut akan direview setelah pihak FIFA mempelajari strategi pengembangan sepak bola di Indonesia.

Informasi itu disampaikan langsung oleh Erick Thohir, meski dapat kartu kuning, Ketua Umum PSSI itu mengaku bersyukur.

Hal tersebut dikarenakan sanksi itu cukup ringan menurut Erick, dengan sanksi tersebut Indonesia masih bisa terhindar dari pengucilan sepak bola dunia.

"Saya hanya bisa berucap, Alhamdulillah, atas rahmat Allah SWT dan doa dari seluruh rakyat Indonesia khususnya para pecinta sepakbola, Indonesia bisa terhindar dari sanksi berat pengucilan dari sepakbola dunia," ujar Erick yang tengah berada di Paris, dikutip Suara Denpasar dari situs resmi PSSI pada Kamis, (6/4/2023).

"Istilahnya, Indonesia hanya mendapat kartu kuning, tidak kartu merah," ujarnya melanjutkan.

"Setelah saya menyampaikan pesan Presiden Jokowi, dan menjelaskan cetak biru sepakbola kita, FIFA hanya memberikan sanksi administrasi berupa pembekuan dana FIFA Forward untuk keperluan operasional PSSI," ujarnya.

"Hal itu akan direview kembali setelah FIFA mempelajari strategi besar pengembangan sepak bola Indonesia," tambahnya.

Bagi Erick Thohir sanksi administrasi yang diberikan FIFA di satu sisi merupakan sebuah pembelajaran dan berkah bagi sepakbola Indonesia yang saat ini terus berbenah menuju perbaikan di semua sektor.

Baca Juga: Gagal di Piala Dunia U20, Ganjar Pranowo Sebut Akibat Kegagalan PSSI Lobi FIFA

"Saya sudah berusaha maksimal saat bertemu dengan FIFA. Dengan sanksi ini, kita masih terus melanjutkan program transformasi sepakbola bersama FIFA," ujarnya menyampaikan.

"Dengan sanksi ini, kita tidak dikasih kartu merah, tapi kartu kuning sehingga kita bisa bermain dan berkompetisi di SEA Games pada akhir bulan ini," pungkasnya. (Rizal/*)

Load More