Suara Denpasar - Nikita Mirzani tak terima lantaran polisi masuk ke kamarnya saat penggerebekan berlangsung di kediamannya.
Lantaran tak terima, Nikita menyampaikan pernyataan tegas melalui sosial medianya, bahkan juga bernada ancaman.
Informasi itu dikabarkan dirinya melalui video yang diunggah oleh selebritis sensasional itu melalui akun sosial media instagramnya.
Ia mengunggah video yang memperlihatkan momen dimana pihak kepolisian mendatangi kediamannya, kemudian ia mengungkapkan amarah melalui caption unggahan video itu.
Dalam keterangannya, Nikita mengaku bahwa saat penggerebekan itu dirinya sedang tidak berada di rumah.
"Ini kelakuan oknum @polresta.serang.kota gerebek rumah saya di siang bolong, saya saat tidak ada di rumah," tulisnya dikutip Suara Denpasar dari Instagram @nikitamirzanimawardi_172 pada Sabtu, (8/4/2023).
Kemudian Nikita Mirzani membawa-bawa nama Dito Mahendra, ia menduga bahwa tindakan polisi itu merupakan suruhan dari sosok yang disebutnya.
"Bapak-bapak Polwan Polisi dari Serang Kota yang tidak terhormat ini suruhan Dito Mahendra," tulisnya melanjutkan.
Berdasarkan keterangan Nikita Mirzani, pihak kepolisian yang menggerebek itu memaksa masuk rumah, membuat suasana gaduh hingga anaknya didorong oleh oknum Polwan, ia pun kesal sampai sebut ingin meludahi.
Baca Juga: Baru Dilamar, Nikita Mirzani Kini Ngaku Lagi Hamil, Anak dari Antonio Dedola?
"(Mereka) Memaksa masuk ke rumah saya, katanya mau ketemu saya," tulisnya.
"Apalagi Kasat yang namanya Kevin sama anak buahnya Dona namanya, pengen gua ludahin plus satu polwan yang dorong anak gua," tulisnya melanjutkan.
Selain didorong, Nikita mengaku bahwa anaknya juga menangis lantaran ketakutan melihat situasi seperti itu.
"Sampai anak gua nangis semua di situ karena ketakutan," tulisnya.
Bukan hanya itu, dirinya juga menyebut polisi yang menggerebek rumahnya itu sampai masuk ke dalam kamar.
"Masuk ke kamar gue harus semuanya, padahal bisa diwakilin dua orang, emang dasar kampungan," tulisnya.
Berita Terkait
-
Rumahnya Digerebek, Nikita Mirzani Ngamuk Sampai Sebut Polisi Tidak Terhormat: Pengen Gua Ludahin!
-
Nikita Mirzani Ngamuk! Ngaku Anaknya Didorong Polwan Saat Rumahnya Digerebek, Sampai Ancam Begini
-
Nikita Mirzani Bongkar Kelakuan Polresta Serang Saat Grebek Rumahnya, Sikap Lolly Berani Hadang Petugas Banjir Dukungan
-
Rumah Nindy Ayunda Diteror Oknum TNI, Nikita Mirzani Sindir Sosok Playing Victim?
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
7 Titik Macet Jalur Jakarta - Jogja via Selatan Saat Mudik Lebaran 2026
-
Detik-detik Rudal Iran Hantam Tel Aviv, Rezim Zionis Kocar-kacir
-
Rabu Tanggal 18 Maret 2026 Bank Buka atau Tidak? Cek Jadwal Layanan Jelang Idulfitri
-
Mengapa Warga Lombok Bakar 'Lampu Jojor' di Malam Lailatul Qadar?
-
Tak Hanya Jaminkan Kredit, Jamkrindo Syariah Tebar Zakat Rp 1,09 Miliar
-
35 Ide Ucapan Idulfitri yang Singkat tapi Bermakna untuk Status WhatsApp
-
Bawa Modal Agregat 5-2 ke Markas Chelsea, Luis Enrique Haramkan Pemain PSG Santai
-
Saat Aktivis HAM Diteror, Kita Diingatkan oleh Film A Taxi Driver
-
Dituding Lecehkan Penumpang di KRL, Dosen Unpam Lapor Balik atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
-
Project Hail Mary, Persahabatan Antar Planet di Tengah Ancaman Kosmik