- Tim debutan Cape Verde menahan imbang Spanyol dengan skor 0-0 di Stadion Atlanta pada 16 Juni 2026.
- Kiper Cape Verde, Vozinha, terpilih sebagai pemain terbaik setelah melakukan tujuh penyelamatan krusial sepanjang jalannya pertandingan tersebut.
- Vozinha merupakan mantan rekan setim pemain Timnas Indonesia, Witan Sulaeman, saat keduanya memperkuat klub AS Trencin Slovakia.
Suara.com - Sensasi besar mewarnai persaingan Grup H Piala Dunia 2026 setelah tim debutan, Cape Verde secara mengejutkan sukses menahan imbang raksasa Eropa sekaligus juara bertahan Piala Eropa, Spanyol dengan skor kacamata 0-0.
Dalam laga sengit yang dilangsungkan di Stadion Atlanta pada Selasa (16/6/2026) dini hari WIB tersebut, nama penjaga gawang veteran Cape Verde, Josimar Jose Evora Dias alias Vozinha dinobatkan sebagai pahlawan utama berkat aksi heroiknya di bawah mistar gawang.
Meskipun kini telah menginjak usia 40 tahun dan hanya memperkuat klub kasta kedua Liga Portugal, Chaves Vozinha sukses membukukan kelasnya dengan dianugerahi penghargaan pemain terbaik.
Sepanjang jalannya pertandingan, ia berhasil membuat barisan penyerang Spanyol frustrasi.
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente bahkan terpaksa menurunkan Lamine Yamal yang belum sepenuhnya bugar demi memecah kebuntuan, namun upaya tersebut tetap nihil hasil.
Vozinha tercatat melakukan tujuh penyelamatan penting, dengan puncak kegemilangannya terjadi pada menit ke-39 lewat aksi penyelamatan ganda yang sangat krusial.
Berawal dari operan Rodri kepada Marc Cucurella, bola kemudian dikirimkan lewat sundulan kepada Ferran Torres, namun eksekusi Torres berhasil dihalau Vozinha.
Bola rebound tersebut langsung disambar lewat tandukan Mikel Oyarzabal yang secara luar biasa kembali ditepis oleh sang kiper veteran.
Penampilan magis penjaga gawang bernomor punggung satu tersebut diganjar dengan rating impresif sebesar 9,0 oleh situs statistik ternama, Fotmob.
Baca Juga: Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
Di balik kesuksesan bersejarah tersebut, terselip sebuah fakta unik yang menghubungkan sang penjaga gawang dengan sepak bola tanah air.
Usut punya usut, Vozinha merupakan mantan rekan satu tim dari penyerang sayap Timnas Indonesia, Witan Sulaeman saat keduanya sama-sama merantau di kompetisi kasta tertinggi Slovakia bersama AS Trencin.
Kemitraan antara Witan dan Vozinha terjalin ketika penggawa Indonesia tersebut merapat ke AS Trencin pada musim kompetisi 2022/2023 silam.
Berdasarkan catatan data dari Transfermarkt, keduanya tercatat sempat berjuang bersama di atas lapangan hijau dalam empat pertandingan resmi.
Salah satu momen kebersamaan mereka terjadi ketika AS Trencin dipaksa menelan kekalahan dari Zeleziarne Podbrezova pada laga tanggal 17 September 2022.
Uniknya, karier Vozinha di Slovakia justru kian menanjak dan ia resmi naik pangkat sebagai penjaga gawang utama pasca keputusan Witan untuk meninggalkan AS Trencin.
Terlepas dari nostalgia unik tersebut, keberhasilan menahan imbang Spanyol menjadi modal moral yang sangat berharga bagi Cape Verde untuk mengarungi sisa laga di Grup H.
Skuad berjuluk The Blue Sharks tersebut dijadwalkan akan melakoni dua pertempuran berat berikutnya menghadapi kekuatan sepak bola Amerika Latin, Uruguay pada 22 Juni, sebelum ditutup dengan laga kontra Arab Saudi pada 27 Juni mendatang di ajang Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026