Suara Denpasar - Warga Palestina berikan pendapat usai Indonesia tolak Israel sampai kubur mimpi Timnas Indonesia U-20.
Diketahui bahwa FIFA telah memutuskan Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 usai gelombang penolakan terhadap Timnas Israel.
I Wayan Koster, Ganjar Pranowo, PDIP, PKS dan beberapa Ormas yang menolak Timnas Israel memiliki alasan tersendiri.
Alasan itu ialah komitmen Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina atas Israel, penolakan itu dinilai sikap tegas oleh sebagian pihak yang menolak.
Akan tetapi di sisi lain imbas dari penolakan tersebut ialah dikorbankannya mimpi Timnas U-20 yang menginginkan Indonesia bermain di kompetisi sepak bola dunia itu.
Beredar sebuah video yang menayangkan pendapat beberapa warga Palestina tentang sikap Indonesia tolak Timnas Israel sampai kubur mimpi Timnas U-20 Indonesia.
Video itu disebarkan oleh kanal YouTube Shaukat Khan, sebagaimana dilansir Suara Denpasar pada Senin, (10/4/2023).
Dalam video itu terlihat salah satu pria Indonesia yang tengah berada di Palestina, namun tidak diinformasikan identitas pria tersebut.
Ia menanyakan pendapat beberapa warga Palestina tentang Indonesia tolak Israel sampai kubur mimpi Timnas U-20 Indonesia untuk berlaga di ajang sepak bola dunia.
Setiap narasumber yang merupakan warga Palestina itu ditanya secara tiba-tiba, tidak disebutkan pula identitas semua narasumber tersebut.
Seorang warga Palestina yang menjadi narasumber pertama mengaku bangga terhadap Indonesia, "Saya sangat bangga Indonesia menolak Israel," ujarnya menyampaikan.
Kemudian, narasumber lainnya ada yang menyampaikan bahwa gerakan penolakan tersebut sangat memalukan bagi FIFA, dan pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah adalah bentuk diskriminasi.
"Sangat memalukan untuk FIFA yang mengubah keputusannya, ini adalah rasisme dan diskriminasi terhadap muslimin Indonesia, dan dukungan nyata mereka terhadap penjajahan Israel," ujarnya menyampaikan.
Semua Warga Palestina yang menjadi narasumber dalam video itu memuji sikap tegas Indonesia menolak Israel hingga berujung batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Sebagai informasi, sebenarnya penolakan terhadap Timnas Israel datang dari dua pejabat daerah, beberapa partai dan Ormas. Sedangkan pemerintah Indonesia menyatakan waktu itu bahwa pihaknya akan menjamin Israel ikut Piala Dunia U-20, Presiden Jokowi menegaskan untuk tidak campur aduk urusan politik dengan sepak bola. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Parah, Militer Israel Kini Serang Suriah, Begini Kronologinya
-
Pamer Konten Pelesiran, Publik Ramai Curigai Maia Estianty Dibayar Demi Dongkrak Citra Israel Gara-Gara Ini
-
Tolak Israel di Piala Dunia U-20 dan WBG, Wayan Koster Gubernur Bali atau Gubernur Partai?
-
Kronologi Penyerbuan Jamaah Palestina di Masjid Al-Aqsa, Bukti Kebrutalan Kelompok Kanan Israel?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Catat Tanggalnya! Mulai 20 Juni, Kebun Raya Bogor Hadirkan Pameran Hasil Bumi
-
Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian
-
5 Parfum Lokal Aroma Soapy yang Cocok untuk Cuaca Panas, Wangi Segar Sepanjang Hari
-
BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Kado HUT Jakarta ke-499, Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi!
-
Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya
-
Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet
-
Langkah Tak Biasa Kapolri Listyo, Ziarah ke Makam Gus Dur hingga Soeharto Jadi Sorotan
-
Pemeriksaan Perdana Kasus Korupsi Tunjangan DPRD, Wabup Indramayu Syaefudin Diperiksa Kejati Jabar