Suara Denpasar – Baru-baru ini pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk ikut serta dalam menentukan logo Ibu Kota Nusantara (IKN). Tak hanya memilih saja, pemerintah juga akan menghadiahkan motor listrik bertanda tangan presiden Joko Widodo (Jokowi) bagi yang beruntung.
Periode pemilihan ini sudah dimulai sejak 4 April 2023 dan akan berakhir 20 Mei 2023 nanti. Sementara untuk peluang pemenang yang akan mendapatkan motor listrik cukup besar, yaitu 10 orang pemenang.
Sebelum memilih logo IKN kalian bisa mencari makna dari logo yang dibuat melalui video dan deskripsi penjelasan singkat. Ada 5 logo yang bisa dipilih dan setiap logo menyajikan suasana yang berbeda. Ada yang menggunakan dua warna dan ada juga yang mengusung desain logo dengan ornamen besar.
Setiap logo juga memiliki makna dan keunggulan yang tetap terhubung dengan nilai luhur bangsa. Jadi sepertinya jika berbicara mengenai kualitas, semua memiliki kualitasnya masing-masing, hanya saja semua kembali pada pilihan personal dan selera.
Hingga berita ini ditulis (12/4/2023), sudah ada 294.931 vote yang ikut ambil bagian dalam pemilihan logo IKN ini. Lalu, bagaimana caranya agar bisa ikut dalam pemilihan logonya? Berikut penjelasannya.
1. Buka laman https://ikn.go.id/pilihlogonusantara
2. Scroll ke bawah lalu klik menu "Pilih Logo Sekarang" yang terletak di bagian tengah laman.
3. Pilih logo IKN yang anda suka lalu klik tombol “Pilih Logo” di bagian bawah ikon.
4. Lengkapi data diri berupa nomor handphone dan provinsi.
Baca Juga: Indra Sjafri Pastikan Pratama Arhan dan Marselino Segera Gabung Timnas U-22
5. Centang kotak persetujuan syarat dan ketentuan lalu klik sekali lagi menu "Pilih Logo”.
6. Masukkan OTP sejumlah 6 digit angka yang dikirim ke nomor Anda.
7. Vote selesai dilakukan.
Caranya mudah bukan? Namun, penting untuk diketahui jika satu nomor telepon hanya bisa digunakan untuk satu kali vote.
Kalian berminat? Yuk segera pilih logo ibukota baru kita di https://ikn.go.id/pilihlogonusantara . Semoga membantu (*)
Berita Terkait
-
PSSI: Pusat Latihan Timnas Indonesia di IKN Tetap Dibangun
-
Grogi! Bintang Emon Ogah Kritik Presiden Jokowi Saat Ditantang Kaesang Pangarep
-
Waduh! Kaesang Beri Isyarat 3 Periode Pakai Baju Gambar Jokowi di YouTube?
-
Para Pedagang Arab Sering Sebut Nama Jokowi, Warganet: 'Mendunia Pak Presiden Kita'
-
Media Asing Sebut IKN Berantakan, Investor Percaya Bloomberg atau Presiden Jokowi?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Gibran Turun Langsung ke Lokasi Tanah Bergerak di Tegal, Cek Kondisi Bencana dan Pengungsian
-
Muzani Pimpin Yel-yel di Senayan: Gerindra Menang, Prabowo Presiden, Presiden Dua Periode!
-
Link Download Epstein Files Resmi, Cek Deretan Fakta Mengerikan di Sini
-
Timnas Indonesia dan Iran Punya Modal Identik Jelang Final Piala Asia Futsal 2026
-
Membaca Halte Alam Baka: Pelajaran Hidup Tanpa Beban Penyesalan
-
Pre-Order Dibuka, Final Fantasy 7 Rebirth Siap ke Nintendo Switch 2 Sebentar Lagi
-
Honor Magic V6 Siap Guncang Mobile World Congress 2026, HP Lipat Fast Charging Tercepat di Kelasnya
-
Gempa Pacitan Guncang DIY: 40 Warga Dirawat Medis, Kerusakan Terkonsentrasi di Bantul
-
Berapa Besaran Zakat Fitrah 2026 di Sumatera Utara? Cek di Sini
-
Buntut Mens Rea, Pandji Pragiwaksono Bawa Hasil Diskusi MUI ke Penyidik Polda Metro Jaya