Entertainment / Gosip
Jum'at, 06 Februari 2026 | 15:56 WIB
Pandji Pragiwaksono (Gemini Ai)
Baca 10 detik
  • Pandji Pragiwaksono menyambangi Polda Metro Jaya untuk mengklarifikasi lima laporan terhadapnya, bukan untuk menjalani BAP.
  •  Pandji membawa hasil diskusi dari MUI sebagai bahan penjelasan kepada penyidik terkait materi 'Mens Rea' yang dianggap sensitif.
  • Laporan tersebut berfokus pada dugaan penistaan agama terkait salat dan isu ormas.

Suara.com - Komika Pandji Pragiwaksono menghadapi proses hukum yang sedang berjalan di Polda Metro Jaya usai special show Mens Rea miliknya disoal segelintir pihak.

Pandji datang ke Polda Metro, Jumat, 6 Februari 2026, ditemani pengacaranya, Haris Azhar.

Meski kedatangannya menarik perhatian awak media, pihak Pandji menegaskan bahwa kehadirannya kali ini bukan untuk menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP), melainkan untuk melakukan klarifikasi awal terkait rentetan laporan yang masuk.

Setidaknya ada lima laporan berbeda yang dialamatkan kepada pendiri Stand Up Indo tersebut. Haris Azhar menjelaskan bahwa kliennya ingin mengetahui lebih detail mengenai siapa saja pihak pelapor dan poin-poin keberatan apa saja yang dituduhkan kepada Pandji.

"Kita nanti coba ngobrol termasuk poin yang polisi mau klarifikasi ke Pandji. Pandji juga mau klarifikasi lima itu siapa saja, apa saja yang dilaporkan," kata Haris Azhar.

Langkah Proaktif Menemui MUI

Sebelum memutuskan untuk menemui penyidik di Polda Metro Jaya, Pandji Pragiwaksono telah mengambil langkah proaktif dengan mendatangi Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Langkah ini diambil untuk memberikan penjelasan mendalam mengenai isi materi dalam pertunjukan 'Mens Rea' yang dianggap kontroversial oleh sebagian pihak.

Dalam materi tersebut, beberapa poin sensitif memang menjadi sorotan tajam, terutama yang berkaitan dengan isu keagamaan.

Baca Juga: Datangi Polda Metro Jaya, Pandji Pragiwaksono Ingin Tahu 5 Orang Pelapornya

Pandji dilaporkan menyinggung mengenaisalat hingga isu mengenai distribusi proyek kepada organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam.

Diskusi antara Pandji dan pihak MUI diharapkan mampu memberikan sudut pandang keagamaan yang objektif sebelum proses hukum berlanjut lebih jauh.

Haris Azhar menegaskan bahwa hasil pembicaraan Pandji dengan MUI merupakan poin krusial yang akan dibawa ke hadapan penyidik.

Pihaknya berkomitmen untuk bersikap transparan dan kooperatif dengan menyampaikan seluruh hasil diskusi tersebut, terlepas dari apakah penyidik akan menanyakannya secara langsung atau tidak.

"Kalau ditanya kita sampaikan. Kalau nggak ditanya kita sampaikan juga," jelas pengacara Pandji Pragiwaksono tersebut.

Di sisi lain, Pandji Pragiwaksono sendiri memilih untuk tidak memberikan banyak pernyataan saat pertama kali tiba di Polda Metro Jaya.

Load More