Suara Denpasar - Persib Bandung dibantai Persikabo dengan skor 4-1 pada Sabtu, (15/4/2023) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Dikalahkan di kandang dengan skor telak membuat Persib gagal jadi Runner Up di BRI Liga 1 Indonesia untuk musim ini.
Pada menit-menit awal sebenarnya Persib Bandung berhasil menguasai permainan, namun satu peluang tajam Persikabo memulai keunggulan mereka di jelang akhir babak pertama.
Gama Moreira berhasil menjebol gawang Maung Bandung dengan tandukan tajam yang membuat penjaga gawang mati langkah.
Kemudian, pada babak kedua permainan semakin memanas, serangan demi serangan saling digencarkan oleh kedua tim.
Oktavianto dan P. Junior menambah keunggulan skor Persikabo menjadi 3-0 di babak kedua menit ke 60-62.
Pada menit ke 71, Persib berhasil meminimalisir kekalahan lewat sepakan keras David Da Silva yang akurat dan masuk ke gawang lawannya.
Namun, alih-alih menambah golnya, Persib Bandung harus menerima kekalahan setelah Pedro Henrique membuat Persikabo unggul 4-1 atas klub kandang itu.
Kabar kekalahan Persib Bandung juga diinformasikan oleh akun instagram resmi Persib, @persib sebagaimana dikutip Suara Denpasar pada Minggu, (16/4/2023).
"Liga 1 2022/2023 selesai, hatur nuhun atas dukungan selama musim ini. Sampai jumpa di musim depan yang semoga jauh lebih baik dari musim ini," tertulis dalam postingan tersebut.
Postingan Persib Bandung itu dibanjiri 14 ribu komentar, menariknya ada Kabomania atau penggemar Persikabo yang menuliskan komentar unik. Ia menyebut pertandingan terakhir Persikabo itu serasa melawan Bontang FC.
"Berasa lawan Bontang FC," tulis akun @memepersikabo1973 dalam kolom komentar.
Akan tetapi Bobotoh tidak marah mendapatkan komentar seperti itu, dengan dewasa mereka mengerti bahwa itu hanya candaan.
"Min udah min (dengan emoticon tertawa)," tulis akun @agilrhmwn.
"Bang**t kau min (dengan emoticon tertawa)," tulis akun @helmi_alhadadi menimpal.
"Asiap gak gini gini amat," tulis akun @mhmmd_mdn menimpal.
Bontang FC sendiri merupakan salah satu klub di Liga 3 Indonesia yang pernah mencicipi Liga 1 Indonesia pada tahun 2008 sampai tahun 2012. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Miris, Jelang Laga Terakhir Persib Bandung, Seorang Bobotoh Dibanned karena Ini
-
Mimpinya Belum Terwujud, Ini Ambisi David da Silva Jelang Laga Krusial Persib Bandung Kontra Persikabo 1973
-
Bukan Soal Fisik yang Tak Lagi Muda, Ini Alasan I Made Wirawan Pensiun dari Persib Bandung
-
Bingung dengan Pemain Persib Bandung, Luis Milla Angkat Bicara
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter