Otomotif / Mobil
Minggu, 31 Mei 2026 | 18:52 WIB
Toyota Raize (Toyota)

Suara.com - Akhir Mei 2026 dunia otomotif dan isu publik kembali dipenuhi kabar menarik. Ada perbandingan mobil bekas 1000cc turbo antara Raize-Rocky dan Nissan Magnite yang dikupas jujur oleh pakar.

Dari sisi industri, Chery dikabarkan siap meramaikan bursa mobil di Jepang, menyusul langkah BYD. Namun, konflik Timur Tengah justru melumpuhkan ekspor Toyota dari Jepang, membuat pasokan nyaris habis.

Tak kalah panas, isu politik-ekonomi muncul lewat dua kali Purbaya kebobolan soal APBN, disertai sorotan unik tentang sapi kurban Prabowo dan motor listrik MBG.

Dari segmen roda dua, Honda menghadirkan skutik baru dengan kamera dashcam dan mesin lebih buas, menutup dilema PCX vs Vario. Yamaha pun tak mau kalah dengan skutik berbobot ringan bak diet ketat, namun tetap menawarkan bagasi lebih lega dibanding NMAX.

1. 3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar

Perubahan New Raize yang tampil lebih stylish. (Foto: TAM)

Tren mobil ringkas dengan mesin turbo kini tengah naik daun di Indonesia, terutama bagi kalangan dewasa muda yang mencari kendaraan harian yang lincah namun tetap bertenaga.

Di pasar mobil bekas, tiga nama besar seperti Nissan Magnite, Toyota Raize, dan Daihatsu Rocky menjadi incaran utama karena harganya yang semakin terjangkau.

Baca selengkapnya

2. Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang

Baca Juga: 3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar

Mobil listrik murah Chery QQ3. (Chery)

Setelah raksasa mobil listrik BYD secara terang-terangan meluncurkan strategi invasinya ke Jepang, kini perhatian mulai tertuju pada Chery yang juga diprediksi akan menyusul kesuksesan kompetitor senegaranya itu di pasar global.

Pasar otomotif Jepang yang selama ini didominasi oleh pabrikan lokal seperti Toyota, Nissan, dan Suzuki kini mulai kedatangan tamu agresif dari Negeri Tirai Bambu.

Baca selengkapnya

3. Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis

Logo Toyota (Toyota)

Toyota Motor Corp (TMC) sedang menghadapi tekanan hebat pada jalur distribusi internasionalnya setelah mencatatkan penurunan ekspor yang sangat tajam ke wilayah Timur Tengah. Data terbaru menunjukkan bahwa konflik regional yang memanas telah menghambat ekspor mobil Toyota.  

Sepanjang April, raksasa otomotif asal Jepang ini hanya mampu mengirimkan 2.418 unit kendaraan ke Timur Tengah. Angka ini mencerminkan kejatuhan yang sangat dalam sebesar 91,7 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Penurunan drastis pada sisi ekspor ini jauh melampaui angka penurunan penjualan di kawasan yang sama, di mana penjualan Toyota tercatat turun 33,7 persen menjadi 31.360 unit.

Load More