Suara Denpasar - Ramadan biasanya menjadi bulan berkah bagi pelaku usaha kuliner. Khususnya mereka yang jualan sebagai menu berbuka puasa. Seperti pedagang sate susu sapi atau sate payudara sapi di Kampung Jawa, Denpasar, Bali, bisa beromzet Rp10 juta.
Diketahui, sate payudara kambing atau sate susu sapi ini menjadi salah satu primadona ketika berbelanja menjelang buka puasa di Kampung Wanasari atau Kampung Jawa. Banyak pedagang makanan berjejer di Jalan Ahmad Yani, Denpasar.
Jadi, sate sapi bukan hanya berbahan dagingnya. Di kampung ini menjual sate payudara sapi atau sate ambing sapi. Orang di sini menyebutnya sate susu sapi. Sebab susu dimaknai payudara atau ambing.
Vira, salah satu pedagang sate susu di Pasar Takjil Baiturrahmah mengatakan, setiap hari dia habiskan kilogram daging sapi sebagai bahan dasar untuk membuat sate. Dari awal puasa hingga menjelang Lebaran ini, dia sudah meraup sekitar Rp10 juta.
"Tapi lebih banyak (penghasilan) tahun lalu," kata perempuan berusia 55 tahun ini, Minggu (16/4/2023) dikutip dari Antara.
Vira bukan satu-satunya pedagang sate susu sapi. Dari sekitar 50 lapak jualan, sedikitnya ada lima pedagang sate susu sapi.
Dia menyebutkan, sate susu sapi ini memang menggunakan bahan ambing dasar payudara sapi yang dibersihkan, kemudian direbus dengan campuran rempah-rempah basa genap, atau bumbu khas Bali.
Daging payudara sapi yang bertekstur kenyal itu kemudian dipotong-potong dan dijadikan sate. Selain ada sate susu sapi, Vira juga menjual sate usus, sate hati ayam, sate lilit ikan, dan sate daging sapi. Harganya Rp3.000 per tusuk.
Vira tidak hanya menjual sate susu sapi pada saat Ramadan. Pada bulan-bulan lain juga tetap berjualan. Hanya saja, diakui pada saat Ramadan pembeli lebih banyak.
Baca Juga: Parq Ubud Jadi Kampung Rusia? Imigrasi Denpasar: Tidak Ada Temuan
"Awal puasa sehari bisa lebih dari tujuh kilogram untuk bahan sate susu, tapi banyak selama puasa saja, kalau seharian tidak sampai cuma ada saja lah yang beli," jelasnya.
Salah satu pembeli bernama Zaenab mengatakan, sate susu sapi menjadi kuliner wajib saat puasa di Bali bila memberi di Kampung Jawa.
"Selama Ramadhan berkali-kali beli ini karena jarang ada dan beda saja rasanya kalau dimakan saat bulan puasa dan saat hari biasa," jelas perempuan berusia 34 tahun ini. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius