Suara Denpasar – Beredar sebuah video mengharukan dari seorang supir pribadi keluarga Non-Muslim yang tidak bisa mudik untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarganya.
Kisah pilu ini dibagikan melalui akun Instagram @unikinfo_id pada Rabu (19/4/2023) kemarin.
Dalam video tersebut, diketahui bahwa sang supir pribadi itu akrab disapa dengan panggilan Kang Asep, ciri khas orang Sunda.
“Ini Papa dan Kang Asep supir pribadi keluarga,” terang video tersebut.
Berdasarkan keterangan sang pengunggah video, Kang Asep tidak bisa pulang ke kampung halamannya lantaran memiliki masalah kesehatan.
Demi mengobati kerinduan Kang Asep pada keluarganya, alhasil keluarga Non-Muslim tersebut kemudian berinsiatif mengubah suasana rumah dengan nuansa perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Terlihat bagaimana kang Asep yang mengenakan kemeja koko berwarna hijau serta sang kepala keluarga Non-Muslim yang juga memakai baju koko, lengkap dengan bawahan berupa sarung dan sejadah yang tersampir di bahu.
“Papa akhirnya berinsiatif membuat kita sekeluarga yang nonis supaya membuat suasana rumah seperti suasana lebaran. Tujuan papa supaya setidaknya kang Asep tidak terlalu kangen dengan kampungnya,” kata video tersebut.
Sontak saja video itu pun mengundang rasa haru dari warganet. Banyak pula warganet yang mengapresiasi sikap toleransi dari keluarga nonis tersebut.
Baca Juga: Bukan Kaleng-Kaleng, Viral Study Tour Angkatan SMA Ini Umrah ke Tanah Suci!
“Salut, the real toleransi,” komentar akun @_sckbstrd_
“Big respect,” kata akun bernama @krisna_sanji.
“Semakin membuat sedih kalau vibesnya dibuat lebaran, tapi salut sama usahanya,” kata @ummi_khalid1.
Tak hanya itu, ada pula yang turut mendoakan Kang Asep segera diberikan kesembuhan agar bisa berkumpul bersama keluarganya.
“Salut dengan Bos yang sangat memperhatikan kondisi pekerjanya yang kurang sehat. Semoga kang Asep bisa cepet sembuh dan pulang kampung secepatnya. Aamiin,” tulis akun bernama @Iyajuntos.26 dalam postingan tersebut. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Polemik Panggil Kepala Dinas, Wabup Lebak: Itu Cara Saya Selesaikan Bencana dan Masalah Pasar
-
Bantah Dalih Pujian Bupati, Amir Hamzah Bongkar Perangai Kasar Hasbi di Depan OPD
-
Amir Hamzah Lawan Balik, Sebut Pidato Bupati Lebak Arogan dan Tidak Berpendidikan?
-
7 Fakta Kemacetan Parah di Bakauheni, Truk Antre Panjang Lumpuhkan Jalinsum hingga Tol
-
Diskon 50 Persen di Alfamart, Snack Favorit Ini Bikin Banyak Orang Borong Sekaligus
-
Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global
-
Bantah Menghina, Bupati Lebak Dalihkan Sebutan 'Mantan Napi' Sebagai Pujian Prestasi untuk Wakilnya
-
Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras