Suara Denpasar - Dedi Mulyadi menjadi salah satu tokoh populer di Jawa Barat. Namanya selalu muncul dalam survey Pilgub Jabar 2024 mendatang.
Lantas, bagaimana dengan kesiapan Dedi Mulyadi dalam Pilgub Jabar 2024? Apakah wakilketua KOmisi IV DPR RI ini sudah siap menjadi kandidat gubernur Jabar?
Dikonfirmasi terkait hal ini, mantan bupati Purwakarta ini mengakui dalam berbagai survei, namanya selalu muncul. Bahkan, dalam survei yang dilakukan Indonesian Politics Research and Consulting (IPRC), dia menduduki posisi kedua di bawah Ridwan Kamil.
Meski demikian, Kang Dedi, demikian dia biasa dipanggil menyatakan belum memastikan apakah akan maju sebagai kandidat dalamPilgub Jabar 2024. Dia menyatakan, sampai saat ini belum ada baliho atau spanduk tentang dirinya.
“Terima kasih apresiasinya atas kerja yang dilakukan oleh saya. Bagi saya, saya hadir bukan dari baliho atau spanduk tapi dalam setiap kebutuhan dan kesusahan rakyat,” ujar Kang Dedi dilansir dari ANTARA, Rabu (20/4/2023).
Meski Pilgub Jabar sudah semakin dekat, yakni hanya sekitar 1,5 tahun lagi, dia mengaku masih fokus mengurusi masalah rakyat dan persoalan pembangunan. Terkhusus lagi dengan posisinya sebagai walik rakyat di Komisi IV, yakni di sektor petani, nelayan, konservasi hutan, dan lingkungan.
Dalam kepemimpinannya, Dedi Mulyadi mengaku tak sekadar sebagai tukang kritik terhadap pemerintah. Dia juga inggin memberi contoh melalui Lembur Pakuan, kampung kelahirannya sebagai laboratorium pertanian organik yang terintegrasi dengan lingkungan.
Sebelumnya, IPRC merilis hasil survey terbaru dalam Pilgub Jabar 2024. Survei yang digelar pada 1-7 April 2023 itu dengan mengambil 1.200 responden, melalui metode random sampling menyebutkan Ridwan Kamil (RK) memiliki elektabilitas 51,3 persen.
Di bawah Ridwan Kamil ada Dedi Mulyadi dengan 21,2 persen, disusul Dede Yusuf 3,8 persen, Atalia Praratya 3,1 persen (istri Ridwan Kamil), dan mantan gubernur Jabar Deddy Mizwar hanya meraih 3 persen.
Baca Juga: Dijodohkan Warganet, Ternyata Bupati Kerawang Rival Berat Kang Dedi dalam Pilgub Jawa Barat
Yang menarik, jika Ridwan Kamil tidak masuk dalam kandidat di Pilgub Jabar2023, maka Dedi Mulyadi berhasil unggul dengan 41,1 persen. Posisi lainnya adalah Dede Yusuf 10,4 persen di peringkat kedua, disusul Deddy Mizwar 7,8 persen, Atalia Praratya 5,8 persen dan Bima Arya 4,3 persen.
Saat ini, Ridwan Kamil separtai dengan Dedi Mulyadi. Yakni Partai Golkar. Belum jelas arah Partai Golkar apakah akan mengusung Ridwan Kamil atau Dedi Mulyadi. Atau mengawinkan keduanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Lenovo IdeaPad Slim 3i, Laptop AI Harga Mulai Rp11,7 Juta, Bawa NPU 17 TOPS, dan RAM Upgradable
-
Bikin Matte Seharian! 4 Sunscreen Korea Oil Control untuk Kulit Berminyak
-
IHSG Dibayangi Aksi Jual Saham AI, Perusahaan Outsourcing Justru Bersinar
-
Micellar Water Wardah Pink untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pengguna
-
Jurus Agar Pemerintah Bisa Capai Target Lifting Minyak 610 Bph di 2027
-
Bongkar Pengelolaan Dana Umat, Transparansi Digital Jadi Kunci Perkuat Kepercayaan Publik
-
Usai Habisi Nyawa Anak Sendiri, Ibu di Pamekasan Dibawa ke RSJ
-
AI, Kreator, dan Livestream Jadi Senjata Baru Bisnis, Meta Bidik Pasar Asia Pasifik
-
Alasan Dibalik Pemberhentian Sementara Direktur Niaga Garuda Indonesia
-
Dana Kekayaan Norwegia: Waspadai Saham AI!