Suara Denpasar – Indra Sjafri resmi mencoret satu nama wakil dari PSIS Semarang dari empat pemain yang mengikuti TC jelang SEA games 2023 di Kamboja.
Alfeandra Dewangga dan Muhammad Adi Satryo adalah dua dari tiga pemain PSIS Semarang yang tergabung dalam 20 pemain Timnas Dewa Game 2023.
Sementara nama yang dicoret adalah striker Bahril Fahreza. Sementara pemain rekrutan baru PSIS yakni Mohammad Haykal Alhafiz dipertahankan Indra Sjafri.
20 pemain yang terpilih akan menghadapi tuan rumah Kamboja, Filipina, Myanmar, dan Timor Leste., di grup A SEA games 2023.
Filipina jadi lawan perdana Timnas Indonesia U-22 pada 29 April di Stadion Nasional, Setelah itu Timnas Indonesia U-22 bertemu Myanmar (4/5), Timor Leste (7/5) dan Kamboja (10/5).
Erick thohir mengatakan , pemain yang tidak dipilih bukan berarti tidak layak untuk dijadikan pemain timnas.
"Tapi ini pilihan yang harus dijalankan, kita siapkan tim yang siap, terutama mentalnya. Ini akan didaftarkan coach ke KOI. Tanggal 25 akan berangkat ke Kamboja," kata Erick Thohir ersic Thor dilansir dari laman PSSI, Jumat (21/4).
Saat pengumuman skuad Tim U-22 Indonesia untuk SEA Games 2023 hadir pula Wakil Ketua Umum Zainudin Amali di Hotel Sultan
Termasuk ikut mendampingi Erick Thohirr dan Amali, pelatih Indra Sjafri dan manajer tim Sumardji dan Endri Erawan. Hadir pula para pemain Garuda Nusantara dan ofisial ***
Baca Juga: Rumor Transfer! Persib Bandung Akan Datangkan Gelandang Haus Gol Eks Real Madrid dan Bayern Munchen
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar
-
Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo
-
Makan Enak Tak Harus Mahal, Kini Menu Favorit McDonald's Hadir Mulai Rp 20 Ribuan
-
Berapa Lama Daging Kurban Tahan di Kulkas? Jangan Asal Simpan agar Tidak Cepat Busuk!
-
AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi
-
UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air
-
Bosan Desain TWS Itu-itu Aja? Realme Buds T500 Pro Bawa Desain Kotak Permen
-
Lama Mengabdi di Pesantren, Ayah Korban Syok Anaknya Jadi Korban Pencabulan Kiai Ashari Pati
-
Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh