Suara Denpasar - Empat prajurit TNI gugur dalam pertempuran melawan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Mugi, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Jenazahnya pun sudah dievakuasi ke RSUD Mimika, Papua Tengah. Sebenarnya, seperti apa medan pertempuran TNI/Polri di Nduga yang kerap memakan korban jiwa dari prajurit terbaik negeri ini.
Dikutip denpasar.suara.com dari kanal Youtube @Narasi News Room, Minggu 23 April 2023. Sebenarnya markas sementara pasukan TNI/Polri di Mugi terbilang strategis. Hanya saja memang untuk akses hanya bisa menggunakan Cessna Caravan dan Helikopter dengan kondisi bandara yang bertanah.
Namun, di atas markas itu ada bukit yang posisinya lebih tinggi. Nah, dari sana biasanya Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melakukan pengepungan dan penyerangan.
Akibat penyergapan dari atas bukit itu biasanya mengakibatkan beberapa anggota TNI dan Polri yang gugur.
Sementara itu Peneliti Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia Beni Sukadis. Dia mempertanyakan penempatan pasukan nonorganik dari Kostrad Radier 321 Galuh Taruna Majalengka. "Kenapa pasukan yang dianggap memiliki kemampuan khusus di tempatkan di sana," tanyanya.
Seharusnya, untuk penanganan kasus di Papua. Kodam setempat lebih diaktifkan guna melakukan pendekatan kepada masyarakat sekitar.
"Kalau operasi teritorial cukup Kodam melakukan pendekatan kepada kelompok masyarkat," tukasnya. ***
Baca Juga: Lebaran Bareng, Outfit Putri Anne dan Arya Saloka Beda Banget
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kontroversi Piala Dunia 2026: Wartawan Dilarang Bertanya dalam Bahasa Spanyol
-
Robek Gawang Jerman! Eks Rekan Justin Hubner Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Ruang Ganti Brasil Memanas! Endrick Ngamuk Tak Dimainkan Carlo Ancelotti
-
Miroslav Klose Ikhlas Rekor Golnya di Piala Dunia Disalip Lionel Messi
-
Dilema Scaloni! Julian Alvarez atau Lautaro Martnez, Siapa Jadi Striker Argentina?
-
Vitinha Berani Garansi! Final Piala Dunia 2026 Messi vs Ronaldo Jadi Kenyataan
-
Sering Ditagih Warga, Alasan Kapolres Bekasi Kombes Sumarni Hubungi Sony Sonjaya Terungkap
-
Kabar Terbaru Tol Bocimi, Kapan Jalur Cibadak-Sukabumi Barat Mulai Bisa Dilintasi?
-
Viral Siswi SD Menangis Akibat Listrik Padam Saat OSN, Disdik Sukabumi Minta Ujian Diulang
-
6 Fakta Terbaru Pemeriksaan Wabup Syafrudin, Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu