Suara Denpasar - Nyinyiran bisa dialami oleh siapa saja tak terkecuali pelatih Barcelona Xavi Hernandez. Terlepas dari sepak terjangnya mengasuh para pemain, ia mendapat julukan 'tukang kebun'.
Bukan tanpa alasan, julukan itu didapatnya lantaran ia kerap mengeluhkan panjang rumput di stadion tempat Barcelona berlaga. Tak hanya ketika masih aktif sebagai pemain, namun itu juga berlanjut ketika ia sudah menjadi pelatih.
Alih-alih marah, ia tetap santai menanggapi respons tersebut. Justru, ia tertawa mendengar julukan yang diberikan kepadanya saat berada Madrid tersebut.
"Itu membuatku tertawa. Itu sudah bertahun-tahun. Saya tidak akan berhenti. Lebih baik tukang kebun daripada yang lainnya," kata Xavi Hernandez usai pertandingan melawan Getafe, sebagaimana dilansir dari situs Football Espana, Rabu (26/4/2023).
Terbaru, ia memang mengeluhkan rumput yang terlalu panjang dan kering ketika Barcelona melawan Getafe pada 16 April 2023 lalu. Menurutnya, kondisi itu menghambat permainan mereka. Ia juga tak mau ambil pusing menanggapi hal tersebut.
"Saya menganggapnya sebagai lelucon, jujur saja. Biarkan mereka memanggil saya seperti itu selama bertahun-tahun," tambahnya.
Menambahkan bahwa ia tak akan pernah berhenti menyuarakan kondisi rumput, ia ingin agar sepak bola lebih adil untuk semua orang. "Tidak peduli berapa tahun mereka memanggilku 'tukang kebun'," pungkasnya.
Selanjutnya, Xavi Hernandez berharap agar kondisi rumput di lapangan akan memenuhi peraturan ketika Barcelona turun ke lapangan untuk melawan Rayo Vallecano pada Rabu malam atau Kamis (27/4/2023) dini hari WIB di Estadio de Vallecas. (*)
Baca Juga: Ria Ricis Cari Chef Khusus Buat Moana, Warganet Berebut Daftar
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026
-
Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir
-
Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!
-
200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan
-
Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini
-
3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam