Suara Denpasar – Anwar Abbas, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengingatkan kepada seluruh jajarannya agar tidak mengatasnamakan maupun menggunakan simbol Muhammadiyah untuk mendukung Capres 2024.
“Kalau ada di antara warga Muhammadiyah yang mau mendukung penggalangan kekuatan pemilih di tengah-tengah masyarakat, silahkan saja. Tapi, jangan bawa-bawa nama dan simbol-simbol Muhammadiyah,” tuturnya, sebagaimana dikutip Suara Denpasar dari Antaranews, Sabtu (28/4/2023).
Hal tersebut dilakukan dengan maksud agar masyarakat tidak memandang bahwa organisasi Muhammadiyah tampak mendukung salah satu pihak dan berpikir jika organisasi ini berkiblat ke arah politik praktis.
Menurut Anwar Abbas, sebuah organisasi Islam dan organisasi dakwah amar makruf nahi munkar seperti Muhammadiyah bukan bertujuan untuk politik kekuasaan, melainkan politik nilai.
“Politik bagaimana caranya supaya pihak-pihak yang bersaing dalam pilpres menjunjung tinggi dan berusaha untuk menerapkan nilai luhur Pancasila dan dalam hukum dasar negara, yaitu UUD NRI 1945,” katanya.
Kendati demikian, ia menegaskan bahwa Muhammadiyah tetap menyambut gembira kemunculan nama-nama capres untuk Pilpres 2024 dan membebaskan anggotanya untuk memilih capres yang mereka percayai.
Namun, Muhammadiyah tidak akan terlibat dan tak mau berurusan dalam kegiatan dukung-mendukung capres tertentu.
“Dalam konteks pilpres, sudah jelas Muhammadiyah tidak akan terlibat dengan kegiatan dukung mendukung siapa yang akan dipilih menjadi presiden,” tegas Anwar Abbas.
Sebagai informasi, sejauh ini Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 diprediksi bakal diikuti oleh tiga pasangan calon presiden, yakni Ganjar Pranowo dari PDIP, Prabowo Subianto dari Partai Gerindra, serta Anies Baswedan yang telah diusung dari Partai NasDem.
Meski begitu, ketiga kandidat ini masih bisa berubah lantaran pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan baru akan dimulai Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 19 Oktober sampai 25 November 2023 mendatang. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Punya 21 Caps Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Rp 12,17 Miliar Cetak Gol Bantai Klub Filipina
-
Pena Rp2 Ribu vs MBG Ratusan Triliun: Di Mana Nurani Pendidikan Kita?
-
Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric: Megawati Hangestri Pede Menang di Kandang
-
Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas VI: Uji Kompetensi Halaman 30
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya