Suara Denpasar-Yoyok Sukawati Beber Alasan PSIS Depak Banyak Pemain Muda, Kartika Vedhayanto Out, Hingga Management Ungkap Hal Mengejutkan.
PSIS Semarang terus berbenah menata kembali skuad setelah BRI Liga 1 2022/2023 berakhir. Sejumlah pemain telah masuk list bidikan untuk didatangkan.
Namun kendati begitu, ada juga pemain yang terpaksa dilepas klub karena berbagai alasan. Dilepasnya sejumlah pemain itu berdasarkan hasil evaluasi dari management.
Dilansir dari laman resmi PSIS Semarang, salah satu yang angkat kaki dari klub PSIS Semarang adalah bek muda Kartika Vedhayanto. Pemuda berusia 21 tahun itu didepak klub setelah management dan jajaran pelatih melakukan evaluasi.
Hasilnya management Laskar Mahesa Jenar membuka pintu keluar untuk pria berposisi bek kanan itu. "Kali ini Kartika Vedhayanto yang terkena evaluasi dan kami lepas,” ujar CEO PSIS, Yoyok Sukawi, dilansir dari laman PSIS, Selasa (2/5/2023).
Menurut Yoyok Sukawati, Kartika Vedhayanto masih cukup muda. Sehingga karirnya di dunia sepak bola masih sangat panhang.
Pihak manament klub juga berharap agar Kartika Vedhayanto bisa berkembang di klub barunya nanti.
“Sama seperti pemain muda lainnya yang kami lepas, karir Vedha masih panjang sehingga kami doakan Vedha tetap diberi kesuksesan di klub barunya," imbuh Yoyok Sukawi.
Untuk diketahui, Kartika Vedhayanto bergabung ke PSIS pada awal musim 2020. Pada musim BRI Liga 1 2022/2023, dia hanya mendapatkan kesempatan bermain di 7 laga dari total 34 laga tersaji.
Berita Terkait
-
Kepincut Sosok Persib Bandung, PSIS Semarang Ikat Mantan Asuhan Robert Albert dan Luis Milla
-
Mantap! Pemain PSIS Semarang Mulai Laris Berkat Sosok Ini, Siap OTW Qatar Bersama Shin Tae yong?
-
Liga Indonesia Tambah Kuota Asing: PSIS Deal dengan 3 Pemain Asing Rekomendasi Coach Agius, Berikut Sosok dalam Rumor Transfer
-
Lepas Jersey PS Barito Putera, Joko Ribowo Disambut PSIS Fans: Welcomeback
-
Matur Suwun! Ucapan Iringi Hari Nur Yulianto, Menolak Legend di PSIS? Setia dan Semangat Saja Tidak Cukup
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
7 Fakta Tragedi Calon Jemaah Haji di Jepara yang Meninggal Jelang Keberangkatan
-
Kasus Siswa SMP Siak Meninggal: Kementerian PPPA Minta Evaluasi Praktik Sekolah
-
BRI Dukung Komunitas Hiking, Burjo Ngegas Gombel Hadirkan Ruang Kolaborasi Positif
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang
-
Waspada! Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Sejumlah Titik di Sleman