Suara Denpasar - Rhoma Irama merupakan penyanyi dangdut legendaris yang kini disebut bisa usir hujan, dirinya kemudian menjawab dugaan tersebut dengan sebuah cerita.
Sosok yang kerap dijuliki Raja Dangdut itu ditanyai soal kemampuan supranatural untuk menghentikan hujan.
Mulanya, isu itu datang dari sebuah dugaan yang kemudian menjadi pertanyaan langsung kepada penyanyi dangdut yang dikenal dengan gitar tanpa kepala tersebut.
"Pak haji tuh kalau saya ketemu di Sukabumi, lagi mau manggung tiba-tiba hujan, pak haji tuh berdiri di ujung dan kemudian hujan tidak jadi, bener gak pak haji bisa ngusir hujan?" tanya Maman Suherman dilansir Suara Denpasar dari kanal YouTube METRO TV pada Rabu, (3/5/2023).
Mendengar itu, mulanya Rhoma Irama mengucapkan kalimat istigfar dan basmalah, kemudian ia menyampaikan sebuah cerita dari pengalamannya.
Dalam cerita itu dirinya menjelaskan proses cara ia usir hujan yang pernah ia lakukan. Berdasarkan keterangannya, saat itu ada orang yang memasang tombak sebagai penangkal hunan di depan panggubgnya.
Kemudian, ia mencabut tombak itu, lalu berdoa meminta kepada Allah untuk mengabulkan permohonannya yaitu menghentikan hujan.
"Astagfirullahaladzim, bismillah. Saya ingat ada (momen) ini mendung gelap, ada orang pasang tombak di depan panggung saya," ujarnya menceritakan.
"Saya protes saya marah itu buat apa penangkal hujan, kemudian penonton sudah mulai masuk, dan saya tidak suka melihat itu," ujarnya melanjutkan.
Baca Juga: Penyanyi Cantik Gigi Supitcha Mati Misterius, Hasil Otopsi Temukan Bukti Tak Terduga
"Saya buang ini dia marah, saya ingin minta sama Allah, yang benar yang mana ya Rab? Engkau apa itu yang benar? Kalau engkau yang benar, kabulkan!," ujarnya menyampaikan.
"Kira-kira begitu, saya teriak itu, berdoa, ya Allah ya Allah, berhenti," ujarnya melanjutkan.
Rhoma Irama juga menyampaikan kepada orang-orang yang hadir dalam obrolan tersebut, bahwa setiap orang bisa melakukan apa yang pernah dilakukannya itu.
"Dan itu bukan hanya oleh (saya), kamu bisa bisa melakukan itu semua!," ujarnya menyampaikan.
Rhoma Irama juga menyampaikan syarat yang harus dipenuhi agar bisa melakukan hal tersebut, ia juga menegaskan kembali bukan hanya dirinya, namun siapapun bisa melakukan hal tersebut.
"Dengan syarat itu, keyakinannmu yang total, pengabdianmu yang total, permohonanmu yang serius, bukan hanya Rhoma siapapun bisa melakukan itu," ujarnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Gibran Turun Langsung ke Lokasi Tanah Bergerak di Tegal, Cek Kondisi Bencana dan Pengungsian
-
Muzani Pimpin Yel-yel di Senayan: Gerindra Menang, Prabowo Presiden, Presiden Dua Periode!
-
Link Download Epstein Files Resmi, Cek Deretan Fakta Mengerikan di Sini
-
Timnas Indonesia dan Iran Punya Modal Identik Jelang Final Piala Asia Futsal 2026
-
Membaca Halte Alam Baka: Pelajaran Hidup Tanpa Beban Penyesalan
-
Pre-Order Dibuka, Final Fantasy 7 Rebirth Siap ke Nintendo Switch 2 Sebentar Lagi
-
Honor Magic V6 Siap Guncang Mobile World Congress 2026, HP Lipat Fast Charging Tercepat di Kelasnya
-
Gempa Pacitan Guncang DIY: 40 Warga Dirawat Medis, Kerusakan Terkonsentrasi di Bantul
-
Berapa Besaran Zakat Fitrah 2026 di Sumatera Utara? Cek di Sini
-
Buntut Mens Rea, Pandji Pragiwaksono Bawa Hasil Diskusi MUI ke Penyidik Polda Metro Jaya