Suara Denpasar - PSIS Semarang dikabarkan bergerak cepat dalam perburuan pemain jelang dibukanya jendela transfer kompetisi Liga 1 musim depan. Kali ini, PSIS dikabarkan telah resmi merekrut satu pemain asing berposisi Bek. Pemain yang dimaksud adalah Fabiano Beltrame.
Kabar tersebut disebarkan oleh kanal Youtube Berita PSIS pada (03/05/2023). video berdurasi 2 menit 4 detik itu diunggah dengan judul: “Berita PSIS Terbaru Hari Ini - Bek Mengerikan!! Resmi Fabiano Beltrame Gabung PSIS Semarang,”. Video tersebut dapat disimak pada link berikut: https://youtu.be/1XuxdlbFSWA
Hingga artikel ini diterbitkan, unggahan tersebut telah ditonton sebanyak 4.105 kali. Lantas benarkah klaim bahwa Fabiano Beltrame telah resmi bergabung dengan skuad PSIS Semarang?
CEK FAKTA
Berdasarkan penelusuran yang telah dilakukan, tidak ditemukan bukti resmi bahwa Fabiano Beltrame telah resmi bergabung dengan Laskar Mahesa Jenar. Pada awalnya, narator dalam video tersebut membahas tentang perpisahan Fabiano dengan tim lamanya, Persis Solo. Sang narator lantas melanjutkan dengan membahas statistik Fabiano selama memperkuat Persis. Tayangan tersebut selanjutnya diketahui membahas tentang rumor Fabiano Beltrame yang dikaitkan dengan PSIS Semarang.
Melansir laman Transfermarkt, diketahui bahwa saat ini Fabiano sudah mengakhiri kontraknya bersama Persis dan belum menjalin kesepakatan dengan klub lain. Alih-alih PSIS, dalam laman tersebut justru dilampirkan rumor bahwa Fabiano beltrame akan bergabung dengan Barito Putera. Namun, peluang kesuksesan transfer Fabiano dengan Barito hanya berkisar 38% saja. Di sisi lain, pihak PSIS Semarang juga belum buka suara terkait perekrutan Fabiano Beltrame.
KESIMPULAN
Klaim bahwa Fabiano Beltrame telah resmi bergabung dengan skuad PSIS Semarang merupakan klaim yang salah. Konten tersebut terindikasi sebagai tayangan yang bersifat hoaks.(Rizal/*)
Baca Juga: Diusung PAN Jadi Cawapres di Pilpres 2024? Begini Jawaban Tegas Erick Thohir
Berita Terkait
-
Persib Bandung Sudah Kasih Kode Keras? James Rodriguez hingga Andy Setyo Ditulis, Wilujeng Sumping Kah?
-
Hengkang dari PSIS Semarang, Mantan Rekan Duet Hari Nur Yulianto Tulis Pesan Menyentuh
-
Gercep! Usai Resmikan Septian David Maulana, Bos PSIS Semarang Janji Umumkan Rekrutan Baru, Gian Zola?
-
Stay in PSIS! Septian David Siap Memberikan Kontribusi Maksimal?
-
Jegal Persib Bandung? PSIS Semarang Resmi Perpanjang Septian David Maulana, Warganet Akui Kecewa
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Stefan Keeltjes Masuk Nominasi Best Coach Pegadaian Championship 2025/2026
-
Raja Antioksidan! 4 Masker Astaxanthin untuk Lawan Penuaan dan Flek Hitam
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Korban Skandal Kiai Cabul Ndholo Kusumo Pati Tak Perlu Takut, Ombudsman dan LPSK Jamin Perlindungan
-
Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan
-
Pre-Order Ungkap Konfigurasi Memori iQOO 15T: Tantang POCO X8 Pro, Usung RAM 16 GB
-
Giliran Erin Taulany Polisikan eks ART, Geram karena Wajah Anak Disebar ke Medsos
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri