Suara Denpasar – Artikel tentang Rifad Marasabessy bukan untuk membuka luka lama pemain yang kini resmi bergabung Arema FC itu.
Sebelum bergabung dengan Arema FC, Rifad Marasabessy merupakan pemain 2 musim bersama Borneo FC yang pernah bersitegang dengan pemain Persib Bandung.
Selain itu, Rifad Marasabessy yang sempat bergabung dengan Timnas asuhan Shin Tae Yong dipulangkan karena dianggap tidak disiplin.
Ketegangan Rifad Marasabessy bersama pemain Persib, Ardi Idrus terjadi dalam musim BRI Liga 1 2021/2022 pada pekan 20, (18/1/2022).
Hal itu terjadi saat eks Persib berebut bola dengan Rifad Marasabessy. Pemain yang memperkuat Bali United musim lalu itu terjatuh.
Entah apa yang terjadi, Rifad Marasabessy menendang Ardi Idrus yang kemudian keduanya terlibat saling dorong.
Akibat kejadian itu, sang pemain mendapat sanksi larangan bermain 1 kali oleh Komite Disiplin PSSI.
Selain itu, saat pemusatan latihan timnas Indonesia sebagai persiapan menjalani laga play-off Kualifikasi Piala Asia 2022 Rifad Marasabessy menjadi salah yang dipanggil Shin tae Yong.
Sayang sang pemain harus dipulangkan karena dianggap tidak menerapkan kedisiplinan yang ketat.
Baca Juga: Tinggalkan Borneo FC, Rifad Marasabessy Gabung Latihan Arema FC: Saya Suka di Malang
“Rifad (Marasabessy) datang melebihi waktu yang telah ditentukan untuk berkumpul di hotel. Ia tidak memberitahu saya alasan keterlambatannya. Karena itu saya mengeluarkannya dari pemusatan latihan.”
Demikian kata Shin Tae Yong dilansir dari laman PSSI, yang rilis pada 1 Oktober 201.
Bergabung bersama Arema FC, Rifad Marasabessy menjanjikan penampilan yang baik bagi klub berjuluk Singo Edan itu.
“Saya harus berikan yang terbaik untuk Arema,” katanya dilansir dari laman Liga Indonesia Baru saat momen latihan bersama skuad Singo Edan, Senin 8 Mei 2023.
Dia mengungkapkan alasan bergabung dengan Arema FC karena suasana Kota Malang dan juga antusiasme suporter tim.
“Saya suka di Malang, banyak saudara di sini. Kota Malang yang enak untuk ketenangan juga. Atmosfer pendukung antusias, semoga baik di sini,” ujar Pemain asal Maluku itu.
“Alhamdulillah cukup senang. Arema adalah klub yang besar di sepak bola Indonesia, banyak sejarah juga. Jadi sebuah kebanggaan bisa gabung ke Arema,” imbuhnya. (*)
Berita Terkait
-
Tinggalkan Borneo FC, Rifad Marasabessy Gabung Latihan Arema FC: Saya Suka di Malang
-
Nekat! Edo Febriansyah Siap Bersaing dengan Sesama Pemain Persib Bandung: Saya Akan Berusaha
-
Salam Perpisahan Edo Febriansah ke Rans Nusantara FC Setelah Resmi Bergabung Persib Bandung
-
Persib Bandung Rekrut Edo Febriansah untuk Perkuat Lini Pertahanan, Teddy Tjahjono: Atas Rekomendasi Tim Pelatih
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Catat Tanggalnya! CORTIS Siap Tampil di F1 GP Singapura 2026 Mendatang
-
Skandal Imigrasi Bali: Bagaimana 8 Pejabat Keruk Ratusan Miliar dari WNA
-
Lipstik Merek Apa yang Dijual di Alfamart? Ini 4 Pilihan Awet Tahan hingga 16 Jam
-
Pompa Air yang Murah Merk Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Versi Review
-
Jangan Ada Dusta! Kejujuran Warga Jadi Penentu Nasib Ekonomi Indonesia di 2026
-
3 Produk Eksfoliator untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika
-
Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas
-
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Polda Sulut
-
Paylater dan Pinjol: Ketika Kemudahan Berubah Menjadi Ketergantungan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan