/
Selasa, 09 Mei 2023 | 08:00 WIB
CEK FAKTA: Viral, Kamar Rahasia di Rumah dokter Wayan Ditemukan Kerangka dan Peti Emas Senilai Miliaran ? (YouTube Sosial Update)

Suara Denpasar - Belum lama ini santer diberitakan seorang dokter yang hidup dengan tumpukan sampah di rumahnya yang terlihat kumuh di daerah Karawang, Jawa Barat.

Dokter tersebut ialah dokter Wayan yang kini sedang ramai dibicarakan. Bukan cuma sampah, bahkan rumah besar milik dokter wayan terlihat sangat tidak terurus hingga banyak sempat disebut sebagai sarang ular di media sosial.

Namun, kini beredar kabar mengejutkan bahwa di rumah dokter Wayan ditemukan kamar rahasia berisi kerangka dan peti emas senilai miliaran.

Kabar tersebut disebarkan oleh kanal Youtube Sosial Update pada Senin (8/5/2023) dengan video berjudul; “GEMPAR - Bongkar Ruang Rahasia Di Rumah Dr. Wayan, Temukan Peti Emas Senilai Milliaran,”.

Video berdurasi 4:13 menit tersebut dapat dilihat pada link berikut: https://youtu.be/DTW2sbnkctE

Hingga Selasa (9/5/2023), video tersebut telah ditonton sebanyak 9.826 kali. Lantas benarkah klaim bahwa dr Wayan memiliki kamar rahasia yang menyimpan kerangka serta peti emas?

CEK FAKTA

Setelah ditelusuri, tidak terdapat bukti valid bahwa terdapat kamar rahasia di rumah dokter Wayan yang menyimpan kerangka serta peti emas senilai miliaran.Pada mulanya, narator dalam video tersebut membahas tentang viralnya kondisi rumah dokter wayan yang kini sudah dibersihkan oleh para relawan.

Sebagian besar isi video dalam tayangan tersebut hanya membahas tentang kondisi rumah dokter Wayan yang kumuh dan tak terurus.

Baca Juga: Bidan Nur Singgung Pembalasan Usai Rumah Dokter Wayan Viral: Sudah Allah Balaskan

Pada akhir video, sang narator lantas menyebut bahwa ruang rahasia yang dimaksud ialah ruang khusus praktek dokter Wayan dalam melayani pasiennya di rumahnya.

KESIMPULAN

Klaim bahwa dokter Wayan memiliki kamar rahasia berisi kerangka dan peti emas senilai milliaran adalah klaim yang salah.

Video tersebut terindikasi sebagai video hoaks karena berpotensi untuk mengecoh publik. (*/Ana AP)

Load More